PT Pancaran Cahaya Sedjati Diminta Klarifikasi Terkait Dampak Lingkungan Sebelum Operasikan PKS

- Penulis

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KUANTAN SINGINGI –
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suluh Kuansing, Nerdi Wantomes, S.H., berencana melayangkan surat resmi kepada PT Pancaran Cahaya Sedjati, perusahaan yang sedang membangun dan akan mengoperasikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Logas Hilir. Surat tersebut bertujuan meminta klarifikasi mendalam terkait proses perizinan, legalitas lahan inti, serta dampak sosial dan lingkungan dari kegiatan operasional perusahaan.senin (27/01/2025)

Dalam keterangannya di kantor LSM Suluh Kuansing, Nerdi menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses perizinan dan pengelolaan lingkungan. “Kami akan mengirimkan surat konfirmasi kepada PT Pancaran Cahaya Sedjati dalam beberapa hari ke depan. Ada indikasi potensi masalah terkait legalitas lahan inti yang digunakan sebagai sumber bahan baku PKS. Selain itu, lokasi PKS ini sangat dekat dengan pemukiman warga dan gedung sekolah, sekitar 200 meter, yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat dan lalu lintas di jalan raya,” jelasnya.

Nerdi menambahkan, praktik perizinan yang tidak sesuai regulasi berpotensi merusak lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar. “Kami ingin memastikan PT Pancaran Cahaya Sedjati mematuhi semua aturan hukum yang berlaku. Jangan sampai keberadaan PKS ini menjadi ancaman bagi kelestarian lingkungan hidup dan hak-hak masyarakat setempat,” tegasnya.

Ket foto : Nerdi Wantomes. SH

Ia juga meminta perusahaan memberikan penjelasan rinci mengenai mekanisme pengelolaan dan pemantauan lingkungan, termasuk upaya mitigasi dampak lingkungan dan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan. “Perusahaan harus memiliki komitmen untuk mencegah kerusakan dan polusi udara serta melibatkan masyarakat lokal dalam setiap proses kebijakan mereka,” tambahnya.

LSM Suluh Kuansing juga menyoroti dugaan konflik kepentingan dalam proses perizinan yang melibatkan pemerintah daerah dan perusahaan. Nerdi mendesak agar regulasi diawasi dengan ketat oleh pihak berwenang. “Kami berharap PT Pancaran Cahaya Sedjati dapat memberikan klarifikasi detail mengenai kebijakan mereka terkait keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, kami siap membawa persoalan ini ke ranah hukum,” katanya.

Menurut Nerdi, keberadaan PKS sering kali menimbulkan kontroversi, seperti isu deforestasi, perusakan dan polusi udara , hingga konflik lahan dengan masyarakat adat atau lokal. 

“Kami menantikan respons PT Pancaran Cahaya Sedjati terkait data dan informasi operasional mereka. Jika tidak ada itikad baik, kami tidak akan segan mengambil langkah hukum demi melindungi hak masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.

LSM Suluh Kuansing berkomitmen untuk terus memperjuangkan keadilan lingkungan dan hak masyarakat, sembari mendorong semua pihak untuk menjalankan usaha dengan prinsip keberlanjutan. (Zul) 

Berita Terkait

Jam Operasional Habis, Mengapa Bio Solar Masih Dilayani?
ARUK Desak Transparansi Kisruh Pokir DPRD Dumai: “Jangan Ada yang Bersilat Lidah”
POKIR DUMAI MEMANAS! Desakan Menggema, PKS dan Pimpinan DPRD Diminta Buka-Bukaan ke Publik!
DUKCAPIL Morowali, Diduga Terbitkan Akta Kematian, Lansia 70 Tahun yang Masih Hidup!
Polemik Pokir “Salah Kamar” Kian Memanas, Dugaan Penyimpangan Anggaran Hingga Isu “Setoran 10 Persen” Jadi Sorotan Publik
Rasa Syukur Jembatan Selesai di Kerjakan, Kodim 0320/Dumai Melalui Koramil 03/SS Memberikan 2 Unit Sepeda
Penyambutan dan Pelepasan Kapolres Dumai Dari AKBP Angga Febrian Herlambang ,S.I.K,SH Kepada AKBP Fatikh Dedy Setyawan,S.I.K ,M.Si
Peduli Pendidikan, Kodim 0320/Dumai Memberikan 2 Unit Sepeda Kepada 2 Orang Pelajar

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:34 WIB

Jam Operasional Habis, Mengapa Bio Solar Masih Dilayani?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:40 WIB

ARUK Desak Transparansi Kisruh Pokir DPRD Dumai: “Jangan Ada yang Bersilat Lidah”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:53 WIB

POKIR DUMAI MEMANAS! Desakan Menggema, PKS dan Pimpinan DPRD Diminta Buka-Bukaan ke Publik!

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:11 WIB

DUKCAPIL Morowali, Diduga Terbitkan Akta Kematian, Lansia 70 Tahun yang Masih Hidup!

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:18 WIB

Polemik Pokir “Salah Kamar” Kian Memanas, Dugaan Penyimpangan Anggaran Hingga Isu “Setoran 10 Persen” Jadi Sorotan Publik

Berita Terbaru

Berita

Jam Operasional Habis, Mengapa Bio Solar Masih Dilayani?

Minggu, 19 Jul 2026 - 00:34 WIB