Ada Tuan Takur, ini Kekayaan 3 Kandidat Calon Gubernur di Pilkada Riau 2024

- Penulis

Senin, 15 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


ilustrasi.

PEKANBARU – Seiring memanasnya situasi politik jelang Pilkada Riau 2024, jumlah harta kekayaan masing-masing kandidat calon Gubernur Riau yang digadang-gadang maju menarik untuk disimak.

Dari sejumlah nama yang muncul, ada tiga kandidat yang terkuat di Pilgub Riau 2024.

Ketiga nama tersebut adalah Syamsuar, Edy Natar Nasution dan Abdul Wahid.

Dari ketiga kandidat tersebut, satu di antaranya merupakan Tuan Takur.

Kandidat tersebut memiliki puluhan bidang tanah yang tersebar di tiga daerah.

Mayoritas tanahnya itu berada di Siak. Ya siapa lagi kalau tidak mantan Gubernur Riau Syamsuar.

Syamsuar Rp. 8.870.200.561

Tak tanggung-tanggung jumlah bidang tanah yang dimiliki Syamsuar mencapai 57 persil atau bidang.

Nampaknya Syamsuar sudah hobi mengoleksi tanah sejak awal-awal ia menjadi PNS.

Dari 57 persil tanah dan bangunan yang dimiliki Syamsuar 54 persil berada di Siak.

Sedangkan dua persil lainnya berada di Bengkalis dan satu persil lagi di Kota Pekanbaru.

Mayoritas luas tanah dan bangunan yang dimilii Syamsuar seluar 20000 m2.

Tanah milik Syamsuar yang selua2 20000 m2 itu mencapai 39 persil, sedangkan tanah Syamsuar seluas sekitar 19000 m2 sebanyak empat persil.

Sedangkan lainnya ada yang 10000 m2 dan 15000 m2.

Dilihat dari LHKPN yang dilaporkan pada 2017 lalu, sumber harta mantan Gubernur Riau ini didominasi dari tanah.

Total nilai harta Syamsuar dari jenis ini mencapai 5.186.197.800.

Sementara harta jenis kendaraan hanya sekitar Rp. 467.459.000.

Harta bergerak lainnya sebesar Rp. 145.750.000. Surat Berharga Rp. 2.106.500 dan kas setara kas Rp. 3.068.687.261.

Edy Natar Rp. 9.359.953.107

Sebagai Wakil Gubernur Riau dan sempat menjabat sebagai Gubernur Riau devenitif beberapa saat, harta kekayaan Edy Natar ternyata lebih banyak dari Syamsuar.

Sama seperti Syamsuar, harta terbesar kandidat calon Gubernur Riau yang akrab disapa Edy Nasution itu juga banyak dari tanah dan bangunan.

Namun tanah dan bangunan milik Edy yang terdaftar di LHKPN pada 2018 silam itu tidak ada satu pun terletak di Riau.

Uniknya, meski tak pernah menjabat di Bandung dalam karir TNI, semua tanah dan bangunan milik Edy Natar Nasution terletak di Bandung.

Tercatat ada 7 persil tanah dan bangunan Edy Natar di Bandung.

Paling tinggi nilai tanah dan bangunan Edy Natar di Bandung sebesar Rp. 2.000.000.000.

Sedangkan sumber harta terbesar lainnya milik Edy Natar adalah kas setara kas sebesar Rp. 2.676.778.107.

Sedangkan kendaraan senilai Rp. 238.000.000 dan harta bergerak lainnya senilai Rp. 181.475.000.

Sementara itu kandidat terkuat calon Gubernur di Pilkada Riau 2024 selanjutnya adalah Abdul Wahid.

Sama seperti dua kandidat lainnya, sumber harta terbesar Abdul Wahid juga berasal dari tanah dan bangunan.

Dilansir dari LHKPN yang dilaporkannya pada tahun 2022, Abdul Wahid memiliki harta total sebanyak Rp. 4.056.046.622.

Padahal pada tahun 2001 ia hanya memiliki harta sebanyak Rp.471.896.000.

Abdul Wahid  memiliki tanah dan bangunan sebanyak 12 persil yang tersebar di Pekanbaru, Kampar, Inhil dan Jakarta Selatan.

Tanah dan bangunan paling mahal dimiliki Abdul Wahid terletak di Jakarta Selatan dengan nilai Rp. 2.300.000.000.

Sementara sumber harta Abdul Wahid bersumber dari kendaraan yang bernilai Rp. 780.000.000.

Kemudian ada pula kas setara kas senilai Rp. 621.046.622.

Abdul Wahid pun mencatatkan utangnya sebesar Rp. 2.250.000.000, seperti yang dilansir dari tribunnews.

sumber : halloriau.com

Editor : Feri Windria

Berita Terkait

Besok Laporkan Dana Hibah KONI Dumai ke Kejaksaan, Fatahuddin Mengaku Diiming-imingi Uang agar Bungkam
Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman
Kementerian ESDM Diminta Turun ke Kilang Dumai, Warga Desak Evaluasi Kinerja GM
Ledakan Keras Guncang Kilang RU II Dumai, Warga Ring 1 Panik: “Kami Butuh Penjelasan Langsung”
Cegah Karhutla Sebelum Terbakar, Tim Mabes TNI dan Seskoad Perkuat Kesiapsiagaan di Sungai Sembilan
Polres Dumai Gelar Pasar Pangan Murah, 1 Ton Beras SPHP Ludes Diserbu Warga
Cegah Karhutla Meluas, Mabes TNI Gencarkan Penyuluhan di Dumai Selatan dan Medang Kampai
Jalan Soekarno Hatta Dumai Diperbaiki, Progres Capai 30 Persen

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:41 WIB

Besok Laporkan Dana Hibah KONI Dumai ke Kejaksaan, Fatahuddin Mengaku Diiming-imingi Uang agar Bungkam

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Pertamina Jelaskan Suara Letupan di Kilang Dumai, Pastikan Kondisi Kilang Aman

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WIB

Kementerian ESDM Diminta Turun ke Kilang Dumai, Warga Desak Evaluasi Kinerja GM

Kamis, 3 September 2026 - 14:00 WIB

Ledakan Keras Guncang Kilang RU II Dumai, Warga Ring 1 Panik: “Kami Butuh Penjelasan Langsung”

Kamis, 3 September 2026 - 11:20 WIB

Cegah Karhutla Sebelum Terbakar, Tim Mabes TNI dan Seskoad Perkuat Kesiapsiagaan di Sungai Sembilan

Berita Terbaru