DUMAI – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius di Kota Dumai. Untuk memperkuat kesiapsiagaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI bersama Pasis Dikreg LXVIII turun langsung memberikan penyuluhan pencegahan Karhutla di Kecamatan Dumai Selatan dan Medang Kampai, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Laksma TNI Edi Krisna Murti dan diikuti 141 peserta. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah kecamatan, LPMK, RT, Masyarakat Peduli Api (MPA), perusahaan hingga masyarakat.
Penyuluhan tidak hanya menitikberatkan pada penanganan ketika api sudah muncul, tetapi juga pada pentingnya pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi Karhutla.
Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan, kepedulian terhadap kondisi lingkungan, serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengenali potensi kebakaran sejak dini.
Keterlibatan unsur masyarakat hingga perusahaan dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sistem kewaspadaan bersama, khususnya di wilayah yang memiliki potensi terdampak Karhutla.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan, MPA dan masyarakat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi berlanjut dalam bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan di lapangan.
Melalui sinergi tersebut, potensi kebakaran diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Pencegahan Karhutla pada akhirnya tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat maupun pemerintah. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan segera melaporkan potensi kebakaran menjadi salah satu faktor penting dalam meminimalkan risiko meluasnya api.
Dengan penyuluhan ini, diharapkan seluruh elemen di Kota Dumai semakin siap menghadapi ancaman Karhutla sekaligus membangun budaya pencegahan yang berkelanjutan.
Sinergi dan kewaspadaan sejak dini menjadi benteng penting untuk menjaga Dumai tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.







