BIADAB! Nenek Sebatangkara di Touna Dicekik dan Dihajar hingga Babak Belur saat Menahan Lapar!

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOJO UNA-UNA – Sungguh iblis berwujud manusia! Kekejaman tanpa batas luar biasa terjadi di Desa Bomba, Kecamatan Batudaka, Kabupaten Tojo Una-Una.

Seorang nenek renta sebatangkara bernama Arina Lamaru (69) atau yang akrab disapa Mak Kuni, menjadi korban penganiayaan brutal, keji, dan sama sekali tidak berperikemanusiaan.

Ironisnya, darah Mak Kuni tumpah di tanah kelahirannya justru di saat ia sedang berjuang menahan perihnya rasa lapar yang menyayat perut.

Peristiwa berdarah dan memilukan ini pecah pada Minggu, 12 Juli 2026.

Berdasarkan jeritan hati pihak keluarga korban yang diterima redaksi melalui sambungan telepon WhatsApp pada Selasa, 14 Juli 2026, petaka memilukan ini bermula dari kosongnya lambung sang nenek tua.

Berawal dari Perut Kosong, Berakhir Tragedi
Karena tidak memiliki sebutir beras pun di rumahnya dan hidup merana sendirian lantaran tiga anak perempuannya terpaksa merantau demi sesuap nasi di luar daerah, Nenek Arina melangkahkan kaki ringkihnya.

Dengan sisa tenaga yang ada, ia menuju rumah salah seorang kerabatnya berinisial I.C dengan harapan bisa meminjam atau meminta sedikit beras demi menyambung hidup.

Namun, air mata kemiskinan itu justru disambut dingin. I.C dengan ketus prihatin , “Saya tidak ada beras, saya juga sekarang Belum memasak.”
Dengan tangan hampa, kepala pening, dan tubuh yang lemas akibat kelaparan, Nenek Arina membalikkan badan untuk pulang.

Namun takdir berkata lain, di tengah jalan ia berpapasan dengan seorang pria berinisial P.I.
Entah setan apa yang merasuki jiwa P.I. Tanpa ada adu mulut, tanpa belas kasihan, dan tanpa alasan yang jelas, pria kekar itu langsung melayangkan pukulan mentah berkali-kali ke arah wajah renta yang sudah keriput dimakan usia tersebut!

Muka Dihantam, Leher Dicekik Brutal
Hantaman bertubi-tubi itu mendarat telak di wajah Mak Kuni.

Darah segar menetes, luka bengkak melonjak, dan lebam membiru langsung mengerumuni paras sang nenek.

Tidak puas melihat korbannya tersungkur lemas kelaparan, aksi P.I makin kesetanan dan brutal. Pria berdarah dingin ini tega mencekik leher Nenek Arina yang sudah tidak berdaya dan megap-megap kehabisan napas!

Perwakilan keluarga korban,F R,40 mengungkapkan rasa amarah yang mendidih dan terpukul luar biasa atas kebiadaban yang menimpa keluar mereka mereka.

“Kami sangat terpukul! Kami tidak habis pikir ada iblis yang tega berbuat sekeji itu kepada orang tua yang sudah renta, apalagi saat itu beliau sedang menahan lapar! Kami pihak keluarga meminta keadilan yang seadil-adilnya. Hukum harus ditegakkan! Pelaku wajib ditangkap dan didekam di sel tahanan seberat-beratnya!” tega F, R dengan nada bergetar menahan tangis dan amarah.

,Pihak keluarga terus merapatkan barisan memperjuangkan keadilan bagi Mak Kuni. Berdasarkan konfirmasi dari dokter umum yang bertugas di Puskesmas Moloagu, Kecamatan Batudaka, proses visum et repertum terhadap luka-luka mengerikan di tubuh korban telah rampung total.

Pihak medis kini tinggal menunggu ketukan surat resmi dari kepolisian untuk menyerahkan bukti hitam di atas putih tersebut.

Pewarta : Ahmad Tuliabu

Redaksi : Feri windria

Berita Terkait

Polemik Pokir “Salah Kamar” Kian Memanas, Dugaan Penyimpangan Anggaran Hingga Isu “Setoran 10 Persen” Jadi Sorotan Publik
Rasa Syukur Jembatan Selesai di Kerjakan, Kodim 0320/Dumai Melalui Koramil 03/SS Memberikan 2 Unit Sepeda
Penyambutan dan Pelepasan Kapolres Dumai Dari AKBP Angga Febrian Herlambang ,S.I.K,SH Kepada AKBP Fatikh Dedy Setyawan,S.I.K ,M.Si
Peduli Pendidikan, Kodim 0320/Dumai Memberikan 2 Unit Sepeda Kepada 2 Orang Pelajar
Sanggahan Terkait Dugaan Penganiayaan di Kantor Desa Bongkakoy
Polemik Pokir “Salah Kamar” Kian Memanas, Klarifikasi Muhammad Al Ichwan Dinilai Belum Menjawab Substansi
Ketika Sejumlah Kasus Belum Berujung, Polres Tojo Una-Una Justru Gelar Konferensi Pers atas Perkara yang Disebut Telah Dicabut!
Keluarga Tersangka Pertanyakan Dasar Hukum Polres Touna Lanjutkan Kasus Pencurian Kantor PKK Pasca Pencabutan Laporan!

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:18 WIB

Polemik Pokir “Salah Kamar” Kian Memanas, Dugaan Penyimpangan Anggaran Hingga Isu “Setoran 10 Persen” Jadi Sorotan Publik

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:10 WIB

Rasa Syukur Jembatan Selesai di Kerjakan, Kodim 0320/Dumai Melalui Koramil 03/SS Memberikan 2 Unit Sepeda

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:43 WIB

Penyambutan dan Pelepasan Kapolres Dumai Dari AKBP Angga Febrian Herlambang ,S.I.K,SH Kepada AKBP Fatikh Dedy Setyawan,S.I.K ,M.Si

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:33 WIB

Peduli Pendidikan, Kodim 0320/Dumai Memberikan 2 Unit Sepeda Kepada 2 Orang Pelajar

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:15 WIB

Sanggahan Terkait Dugaan Penganiayaan di Kantor Desa Bongkakoy

Berita Terbaru