PADANG LAWAS – Kondisi Jembatan Gantung (Rambin) Sabarimba di Desa Limbong kian memprihatinkan. Jembatan gantung yang menjadi akses utama masyarakat itu dilaporkan rusak parah sejak dua tahun terakhir dan belum juga mendapat perbaikan dari pemerintah daerah.
Dari pantauan media di lapangan, lantai jembatan terlihat banyak yang patah dan berlubang, bahkan sebagian sudah hilang.
Tali sling penyangga tampak kendur dan mulai berkarat, sementara pagar pengaman di sisi jembatan nyaris tidak ada. Saat debit air sungai meningkat, bagian jembatan kerap terendam arus, membuat warga harus ekstra hati-hati saat melintas.
Dalam kondisi tersebut, warga terpaksa tetap menggunakan jembatan demi menjalankan aktivitas sehari-hari. Bahkan, pada situasi tertentu, warga harus turun langsung ke aliran sungai untuk menyeberang karena kondisi jembatan yang tidak lagi layak dilalui.
“Jembatan ini sudah rusak sejak dua tahun lalu dan belum pernah diperbaiki. Kami khawatir setiap kali melintas, apalagi kalau air sungai sedang besar,” ujar narasumber, Fuad Hasan, Kamis (23/4/26)
Ia berharap pemerintah Kabupaten Padang Lawas segera mengambil langkah konkret sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan ini. Jangan sampai ada korban dulu baru diperhatikan,” tambahnya.
Rambin Sabarimba merupakan urat nadi transportasi warga Desa Limbong. Tanpa akses yang layak, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat menjadi terganggu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan jembatan tersebut.
(ASWIN)






