Efek Galian Pipa PGN, "Nasib Pengusaha Bagaimana?"

- Penulis

Selasa, 28 Maret 2017

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI, Tribunriau- Masalah galian pipa gas oleh PGN tidak hanya sebatas lingkungan yang berdebu, namun juga nasib para pengusaha di Dumai yang tempat usahanya terhambat/terhalang oleh galian tersebut.

Demikian dikatakan Chufandi, salah seorang tokoh pemuda Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota.
“Kalau masalah debu itu sudah pasti, tapi masalah terhambatnya tempat usaha karena galian juga akan jadi permasalahan yang serius,” ujarnya, Selasa (29/3/2017).
Kasihan, lanjut Chufandi, di saat ekonomi yang sulit ini, tempat usaha menjadi terhalang oleh galian pipa, sebelumnya juga sudah terhalang oleh galian drainase, hal tersebut cukup dirasa merugikan pengusaha.
Dikatakannya, jika galian pipa gas tersebut adalah pekerjaan rumah alias program dari daerah yang tentunya ada keuntungan bagi kas daerah, dirinya akan mendukung penuh, namun jika hal tersebut merupakan bisnis, lalu bagaimana nasib para pebisnis/pengusaha lainnya?.
“Kalau ini program dari pak Zul AS, menggunakan kas daerah, dan pastinya ada keuntungan timbal balik ke kas daerah, kita dukung, tapi sepertinya ini bisnis jual beli gas, nasib pengusaha yang dilewati galian pipa ini bagaimana?,” ujarnya seraya bertanya.
Bukan tidak mungkin jika galian tersebut memakan waktu 2 atau 3 hari, tentunya akses masuk ke tempat usaha sangat sulit.
Chufandi berharap, pihak PGN juga memperhatikan masalah tersebut. “Jangan sampai ada yang dirugikan, PGN bisa untung, kenapa pengusaha yang notabene orang Dumai ga?,” tandasnya.
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai juga mempertanyakan MoU antara PGN dengan Pemko Kota Dumai, namun tidak mendapatkan jawaban yang jelas. (isk)

Berita Terkait

Pelindo Soft Operational Launching NTAA, Perkuat Peran Indonesia Pada Jalur Pelayaran Internasional
Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Dumai Bantu Pupuk untuk Petani Jagung
Uang Rp50 Ribu RI Raih Predikat Teraman Kedua di Dunia
Salah Satu Rumah Pangan Kita di Jalan Air Bersih Menjual Minyakita Rp. 225 Ribu PerKotak
Wako Dumai H. Paisal di Mintak Sidak Distribusi Minyakita, Cegah Penimbunan
Arah Pembenahan Badan Usaha Milik Daerah PT Pembangunan Dumai Belum Mulai Aktivitas Resmi, Publik Pertanyakan Arah Pembenahan
Kodim 0320/Dumai Menggelar Pasar Murah, Warga Antusias Belanja Kebutuhan Pokok
Operasi Pasar Pangan Murah di Pasar Sabtu di Serbu Pembeli

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 17:30 WIB

Pelindo Soft Operational Launching NTAA, Perkuat Peran Indonesia Pada Jalur Pelayaran Internasional

Senin, 18 Mei 2026 - 10:10 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Dumai Bantu Pupuk untuk Petani Jagung

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:37 WIB

Uang Rp50 Ribu RI Raih Predikat Teraman Kedua di Dunia

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:37 WIB

Salah Satu Rumah Pangan Kita di Jalan Air Bersih Menjual Minyakita Rp. 225 Ribu PerKotak

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:06 WIB

Wako Dumai H. Paisal di Mintak Sidak Distribusi Minyakita, Cegah Penimbunan

Berita Terbaru