Kapolsek Hulu Kuantan Turun Langsung Tertibkan PETI di Serosah, Satu Dompeng Dibakar di Tengah Kebun Sawit

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTAN SINGINGI – Praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Hulu Kuantan kembali menunjukkan pola lama: muncul diam-diam, lalu menghilang sebelum sempat disentuh lengkap oleh aparat. Kali ini, aktivitas tersebut terendus di area perkebunan kelapa sawit Desa Serosah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi.

Berbekal informasi yang beredar di media sosial, Polsek Hulu Kuantan langsung bergerak cepat pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Dipimpin Kapolsek AKP Pardomuan Aris Suranta, S.H., M.H., personel turun ke lokasi untuk memastikan kebenaran dugaan aktivitas PETI yang sempat viral di ruang digital.

Menariknya, penertiban ini dilakukan di tengah suasana Idul Adha, namun tidak mengurangi komitmen jajaran Polsek Hulu Kuantan dalam menjaga ketertiban dan menegakkan hukum di wilayahnya. Di saat sebagian masyarakat merayakan hari besar keagamaan, aparat tetap hadir di lapangan menjalankan tugas pengabdian.

Sesampainya di lokasi, suasana tampak sunyi. Tidak ada aktivitas penambangan, tidak ada pelaku, bahkan tidak ditemukan alat berat yang biasa menjadi “penanda” operasi besar tambang ilegal. Namun jejak aktivitas masih tertinggal: satu unit dompeng ditemukan di area perkebunan tersebut.

Meski pelaku diduga telah lebih dulu meninggalkan lokasi, aparat tetap mengambil tindakan tegas. Dompeng tersebut langsung dimusnahkan di tempat dengan cara dirusak dan dibakar, sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab dalam memutus mata rantai aktivitas PETI di wilayah hukum Polsek Hulu Kuantan.

Langkah ini sekaligus menunjukkan sikap konsisten dan kepedulian aparat terhadap kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang ilegal. Tidak hanya sekadar penindakan, tetapi juga upaya pencegahan agar alat yang ditinggalkan tidak kembali digunakan.

Fenomena ini kembali menegaskan bahwa PETI bukan sekadar persoalan alat dan lokasi, tetapi pola yang terus berulang: muncul cepat, beroperasi diam-diam, lalu menghilang sebelum aparat tiba.

Namun demikian, Polsek Hulu Kuantan menegaskan akan terus hadir dan tidak memberi ruang bagi aktivitas tambang ilegal di wilayah hukumnya. Pengawasan dan penertiban akan terus diperketat, terutama di titik-titik rawan PETI.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang merusak lingkungan tersebut. Sebab di balik kilau emas yang dicari, terdapat dampak besar yang dapat merugikan generasi dan masa depan daerah.

(Zul)

Berita Terkait

Babinsa Koramil 04/Rupat Laksanakan Komsos Bersama Masyarakat di Desa Hutan Panjang
Babinsa Koramil 04/Rupat Bersama Masyarakat Laksanakan Patroli Karhutla di Desa Teluk Lecah
Eratkan Kemitraan Jalan Raya, Satlantas Polres Touna Bagikan Daging Kurban kepada Ratusan Driver Ojol
Saling Berbagi, Polres Padang Lawas Sembelih 8 Hewan Qurban
Babinsa Koramil 04/Rupat Bersama Masyarakat Laksanakan Patroli Karhutla di Kelurahan Terkul
Babinsa Koramil 04/Rupat Laksanakan Komsos di Desa Pancur Jaya
Pemko Kota Dumai Menerima Bantuan 1 Ekor Hewan Kurban dari PMR Bersama HK Group
Bupati PMA Ingatkan Kontraktor Pembangunan Jalan Di Sosa Timur Agar Berikan Kualitas Terbaik

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:30 WIB

Kapolsek Hulu Kuantan Turun Langsung Tertibkan PETI di Serosah, Satu Dompeng Dibakar di Tengah Kebun Sawit

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:27 WIB

Babinsa Koramil 04/Rupat Laksanakan Komsos Bersama Masyarakat di Desa Hutan Panjang

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:24 WIB

Babinsa Koramil 04/Rupat Bersama Masyarakat Laksanakan Patroli Karhutla di Desa Teluk Lecah

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:26 WIB

Eratkan Kemitraan Jalan Raya, Satlantas Polres Touna Bagikan Daging Kurban kepada Ratusan Driver Ojol

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:23 WIB

Saling Berbagi, Polres Padang Lawas Sembelih 8 Hewan Qurban

Berita Terbaru