Karhutla Marak, Udara Dumai Semakin Memburuk

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunriau, DUMAI-
Memasuki musim kemarau, kebakaran lahan dan hutan pun tak terelakkan, efeknya berakibat terhadap kondisi udara yang semakin memburuk dan tidak baik untuk kesehatan.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Dumai, Bambang Surianto, mengatakan sejak beberapa hari yang lalu, kondisi udara di Kota Dumai sudah memasuki kategori sedang, bahkan bisa mencapai kondisi udara yang kurang sehat.

“Pada hari Selasa (24/2) malam atau Rabu (25/2) dini hari, kualitas udara Kota Dumai sudah memasuki kategori tidak sehat, tapi kualitas udara tersebut selalu berubah apabila sudah memasuki waktu siang menjadi kategori sedang,” katanya, Rabu (25/2/15).

Dijelaskannya, perhitungan tersebut seharusnya belaku untuk 24 jam yang dimulai pada pukul 15:00 WIB hingga 15:00 WIB dihari selanjutnya.

Sementara ketika ditanya mengenai adanya perubahan kondisi udara yang cenderung bergantung pada perubahan suhu, ia menjelaskan bahwa memang alat perhitungan ISPU tersebut memang kerap kali menyesuaikan dengan kondisi sekitar.

“Memang kecenderungan kalau sudah sejak malam hari hingga pagi hari, karena adanya faktor kelembapan udara maupun embun membuat asap semakin menjadi menebal, dan kalau hal tersebut sudah terjadi biasanya kondisi udara akan berada pada kategori diluar normal,” jelasnya.

Namun seiring berjalannya waktu, semakin siang hingga ke sore tentu sudah adanya faktor suhu dan matahari, asap tersebut akan mulai pecah, dan biasanya kondisi udara akan berkisar pada kategori baik dan sedang, ataupun berwarna hijau dan biru.

Perhitungan ISPU yang didapat oleh KLH Kota Dumai tersebut masih berasal dari alat milik PT. Chevron Pacific Indonesia ( CPI), sementara KLH Kota Dumai sendiri belum memiliki alat pemantau ISPU tersebut.

Ditambahkan Bambang, pihaknya telah meminta bantuan pengadaan alat pemantau ISPU ataupun kondisi udara itu sendiri kepada BLH Provinsi maupun Pemerintah Provinsi.

“Jika memang nantinya ajuan pengadaan tersebut diterima oleh Pemerintah Provinsi, maka alat tersebut akan kita pasang dibeberapa titik seperti titik-titik rawan Karhutla yang berada dibeberapa Kecamatan Kota Dumai,” tutupnya.

Hingga saat ini Pemko Dumai melalui KLH Kota Dumai masih bergantung pada perusahaan seperti PT. CPI dalam memantau kondisi udara ataupun ISPU di Kota Dumai. Nantinya laporan ISPU tersebut akan diterima KLH disetiap harinya melalui email yang dikirimkan PT. CPI kepada KLH Kota Dumai.(isk/rtc)

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Dinas PU Dumai Turun ke Jalan, Bersihkan Sampah dan Drainase di Bukit Datuk Lama
Kabut Asap Menebal, PAC GRIB Jaya Dumai Timur Dibagikan 2.000 Masker ke Pengendara
Asap Tebal Menyelimuti Dumai, Satlantas Polres Dumai Turun ke Jalan Bagikan Ratusan Masker
Kualitas Udara Dumai Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diminta Waspada Kabut Asap
Asap Tebal Selimuti Dumai, Kota Seolah Masuk “Alam Bunian”
Wali Kota, Dinas Pendidikan, DLH dan DPRD Dumai Didesak Bergerak Cepat Lindungi Warga dan Anak Sekolah
Peringatan Bulan PRB, TNI dan Stakeholder Tanam Mangrove di Dumai, Perkuat Mitigasi Bencana Pesisir

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Dinas PU Dumai Turun ke Jalan, Bersihkan Sampah dan Drainase di Bukit Datuk Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Kabut Asap Menebal, PAC GRIB Jaya Dumai Timur Dibagikan 2.000 Masker ke Pengendara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Asap Tebal Menyelimuti Dumai, Satlantas Polres Dumai Turun ke Jalan Bagikan Ratusan Masker

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Kualitas Udara Dumai Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diminta Waspada Kabut Asap

Berita Terbaru