Pemdes Pangkalan Nyirih bersama Pengusaha laksanakan Rapat Koordinasi ketertiban Umum

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUPAT – Pemerintah Desa Pangkalan Nyirih melaksanakan Rapat Koordinasi Ketertiban Umum bersama para pengusaha yang ada di wilayah Desa Pangkalan Nyirih. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Balai Pertemuan Desa Pangkalan Nyirih.

Rapat dipandu oleh Sekretaris Desa Pangkalan Nyirih, Fengki Novendri, S.Sos, dan dihadiri oleh Kepala Desa, perangkat desa, serta sejumlah pengusaha, baik usaha kecil maupun besar, di antaranya pedagang sayur, kedai runcit, ruko, usaha pemotongan ayam, pedagang ikan, serta pengelola wisma/penginapan.
Dalam pembahasan rapat disampaikan bahwa badan jalan tidak diperbolehkan digunakan untuk pembangunan usaha permanen. Hal ini bertujuan agar tidak menghambat program pembangunan desa di bidang infrastruktur di kemudian hari. Penertiban tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Bengkalis Nomor 1 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum.

Kepala Desa Pangkalan Nyirih, Mursalin, S.Pd.I, dalam arahannya menegaskan bahwa setiap kegiatan usaha, termasuk bangunan non permanen, harus tetap mematuhi ketentuan ketertiban umum. Beliau juga menyoroti pengelolaan limbah usaha, khususnya limbah dari usaha pemotongan ayam, ikan, dan sayuran, agar ditempatkan pada lokasi pembuangan yang tepat sehingga tidak menimbulkan bau, pembusukan, maupun pencemaran lingkungan. Pembuangan sampah ke parit dan sungai ditegaskan sangat tidak diperbolehkan.

Selain itu, Kepala Desa juga menyinggung keberadaan wisma atau penginapan didesa pangkalan nyirih yang cukup banyak di wilayah Kecamatan Rupat. Untuk itu, diperlukan penertiban dalam pengelolaan usaha penginapan, termasuk kewajiban menanyakan identitas dan status tamu yang menginap dalam satu kamar, serta kewajiban melapor bagi tamu dari luar daerah dalam waktu 1 x 24 jam.

Pemdes Pangkalan Nyirih juga menegaskan bahwa pembangunan gorong-gorong oleh pengusaha harus sesuai dengan standar saluran air yang berlaku. Di samping itu, pemerintah desa akan meningkatkan upaya penertiban kenakalan remaja pada malam hari serta menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan Jembatan Panjang Selat Morong, Ujarnya

Kegiatan rapat diakhiri dengan sesi tanya jawab antara peserta rapat dan Pemerintah Desa guna menyerap aspirasi serta memperjelas kebijakan ketertiban umum yang akan diterapkan ke depan.
( Marhisam)

Berita Terkait

Normalisasi Drainase, Pemkot Dumai Perkuat Upaya Antisipasi Banjir
Empat Bulan Dilaporkan, Kasus Dugaan Kekerasan dan Pelecehan Seksual Anak di Touna Belum Jelas
Ratusan Pedagang Kuliner Dipindahkan ke TBG, Pedagang Sambut Positif
L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas
L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas
Sampah dan Bercak Minyak Tersisa di TBG Usai Car Free Night
CFN Dumai Kembali Digelar di TBG, 102 Tenant Permanen Disiapkan untuk Pelaku Usaha
Pemko Dumai Bahas Pengembangan LPJU melalui Skema KPDBU, Target Hampir 20 Ribu Titik

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:49 WIB

Normalisasi Drainase, Pemkot Dumai Perkuat Upaya Antisipasi Banjir

Minggu, 20 September 2026 - 10:08 WIB

Empat Bulan Dilaporkan, Kasus Dugaan Kekerasan dan Pelecehan Seksual Anak di Touna Belum Jelas

Minggu, 20 September 2026 - 10:03 WIB

Ratusan Pedagang Kuliner Dipindahkan ke TBG, Pedagang Sambut Positif

Minggu, 20 September 2026 - 08:51 WIB

L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 20 September 2026 - 08:48 WIB

L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas

Berita Terbaru