PT Riden Jaya Konstruksi Masuk Lahan Eks DMMP di Dumai, Aktivitas Terhambat Pekerja Lama

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI  – PT Riden Jaya Konstruksi selaku pemenang sah Kerja Sama Operasi (KSO) dari Agrinas terpaksa mengambil langkah masuk ke lahan eks PT Duta Mitra Mandiri Perkasa (DMMP) yang berada di kawasan Jalan Pelintung, Kota Dumai, pada Senin (20/01/2026).

Lahan tersebut diketahui telah disita oleh negara melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan saat ini menjadi objek sengketa dalam hal pengelolaan.

Kehadiran PT Riden Jaya Konstruksi di lokasi bertujuan untuk menjalankan aktivitas pekerjaan sesuai mandat resmi yang diberikan oleh Agrinas.

Namun, saat hendak memulai kegiatan operasional, pihak perusahaan mengaku masih mendapat hambatan dari sejumlah pekerja eks PT DMMP yang berada di area tersebut. Akibatnya, aktivitas yang direncanakan belum dapat berjalan maksimal.

Manager Personalia Cabang Dumai PT Riden Jaya Konstruksi, Heriawan, menyayangkan adanya tindakan penghalangan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan tugas berdasarkan mandat yang sah serta memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kami hanya menjalankan perintah untuk melaksanakan aktivitas sesuai mandat dari Agrinas. Kehadiran kami di lokasi ini sah dan memiliki dasar hukum yang jelas,” ujar Heriawan kepada awak media.

Heriawan yang juga menjabat sebagai Ketua Pujakesuma Kota Dumai menambahkan, pihaknya sebenarnya membuka peluang bagi para pekerja eks PT DMMP untuk tetap bekerja di bawah manajemen baru.

“Bagi pekerja eks PT DMMP, kami akan mempekerjakan mereka,” tegasnya.

Meski demikian, hingga saat ini upaya penghalangan masih terus terjadi. PT Riden Jaya Konstruksi pun menyatakan akan menempuh jalur hukum. Pihak perusahaan juga mengaku kecewa karena tidak adanya itikad baik dari Suryanto Lim, yang mengaku sebagai pemilik sekaligus kuasa hukum perusahaan, untuk bertemu dan berdialog dengan manajemen PT Riden Jaya Konstruksi.

“Atas tindakan penghalangan ini, kami akan membuat laporan polisi, karena sampai saat ini aktivitas kami masih dihambat,” tambah Heriawan.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di lokasi masih dalam pemantauan. PT Riden Jaya Konstruksi berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum serta keputusan yang telah ditetapkan, agar kegiatan operasional dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. (*)

Berita Terkait

Normalisasi Drainase, Pemkot Dumai Perkuat Upaya Antisipasi Banjir
Empat Bulan Dilaporkan, Kasus Dugaan Kekerasan dan Pelecehan Seksual Anak di Touna Belum Jelas
Ratusan Pedagang Kuliner Dipindahkan ke TBG, Pedagang Sambut Positif
L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas
L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas
Sampah dan Bercak Minyak Tersisa di TBG Usai Car Free Night
CFN Dumai Kembali Digelar di TBG, 102 Tenant Permanen Disiapkan untuk Pelaku Usaha
Pemko Dumai Bahas Pengembangan LPJU melalui Skema KPDBU, Target Hampir 20 Ribu Titik
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 10:49 WIB

Normalisasi Drainase, Pemkot Dumai Perkuat Upaya Antisipasi Banjir

Minggu, 20 September 2026 - 10:08 WIB

Empat Bulan Dilaporkan, Kasus Dugaan Kekerasan dan Pelecehan Seksual Anak di Touna Belum Jelas

Minggu, 20 September 2026 - 10:03 WIB

Ratusan Pedagang Kuliner Dipindahkan ke TBG, Pedagang Sambut Positif

Minggu, 20 September 2026 - 08:51 WIB

L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 20 September 2026 - 08:48 WIB

L300 Angkut 20 Tabung Gas Ditabrak Truk di Pelintung, Sopir Dilarikan ke Puskesmas

Berita Terbaru