Razia Warnet, Satpol PP Dumai Rampas Modem

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI, Tribunriau-
Razia warnet yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) beberapa hari yang lalu diwarnai dengan perampasan alat internet (modem, red). Informasi yang didapatkan Tribunriau,  3 warnet pada saat razia diambil modemnya secara paksa.

Menyikapi razia tersebut, Asosiasi Warnet Dumai (AWD) melakukan rapat konsolidasi di Meeting Room Hotel City, Kamis (2/7/15) lalu.

“Kita menghormati razia yang dilakukan oleh Satpol PP, tapi jika main rampas dengan dalih menegakkan aturan, saya rasa keliru,” ungkap Faisal salah satu pengelola warnet yang juga menjabat Ketua AWD Kota Dumai.

Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 24 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan warung internet yang menjadi dasar hukum dinilai berat sebelah serta bertentangan dengan UU No 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan pasal 6 ayat 1 point a,b,g dan j dan pasal 96 ayat 1,2 dan 3.

“Kita berhak ikut dalam penyusunan perwa tersebut, tapi kita tidak pernah diikutkan dalam pembahasan perwa tersebut, alih-alih diberitahu jika perwa tersebut telah terbit dan tidak berimbang,” ujarnya di depan puluhan pengusaha warnet yang hadir.

Eko, salah seorang pengusaha warnet yang berada di wilayah Jaya Mukti juga menyayangkan sikap pemerintah yang mengklasifikasikan warnet sebagai tempat hiburan.

“Warnet adalah jasa informasi dan multimedia, bagi warga yang tidak memiliki internet di rumah, warnet adalah solusi tepat untuk mencari informasi,” ungkapnya.

Masalah ada judi online dan pornografi, lanjutnya, itu terpulang kepada mental pribadi pengguna jasa, pihak warnet serta Menkoinfo sudah berupaya untuk memblokir.

Sekretaris PWI Kota Dumai, Darwis Jon Viker menyayangkan sikap Satpol PP yang merampas alat milik pengusaha warnet tersebut.

“Harusnya ada surat teguran, satu kali atau dua kali, jika masalah perwako yang tidak berimbang atau merugikan pengusaha warnet, hal itu bisa dikaji ulang,” singkatnya via seluler. (isk)

Berita Terkait

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Dumai Dikebut, Dua Titik Rampung 100%
Babinsa Koramil 04/Rupat Gelar Komsos Bersama Masyarakat Desa Sri Tanjung
Sinarmas Grup Salurkan Bantuan Hewan Kurban untuk Masyarakat Ring 1 di Lubuk Gaung
Kodim 0320/Dumai Hadirkan Air Bersih untuk Warga Bukit Kapur, Wujud Nyata Kepedulian TNI kepada Rakyat
Jembatan Merah Putih Presisi Dumai Baru Sudah Rampung di Kerjakan 
Babinsa Koramil 04/Rupat Laksanakan Komsos di Desa Pancur Jaya
LAMR Dumai dan Pertamina Gelar Pasar Murah, Tekan Beban Ekonomi dan Jaga Daya Beli Warga
Progres Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Dumai Terus Dikebut, Kapolres Apresiasi Peran Segala Elemen

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:43 WIB

Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Dumai Dikebut, Dua Titik Rampung 100%

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:53 WIB

Babinsa Koramil 04/Rupat Gelar Komsos Bersama Masyarakat Desa Sri Tanjung

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Sinarmas Grup Salurkan Bantuan Hewan Kurban untuk Masyarakat Ring 1 di Lubuk Gaung

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:05 WIB

Kodim 0320/Dumai Hadirkan Air Bersih untuk Warga Bukit Kapur, Wujud Nyata Kepedulian TNI kepada Rakyat

Senin, 4 Mei 2026 - 07:34 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dumai Baru Sudah Rampung di Kerjakan 

Berita Terbaru