RATOLINDO TOUNA – Program Makanan Bergizi Gratis [MBG] di Dapur Rantolindo disorot warga karena dinilai banyak makanan yang terbuang dan mubazir.
Keluhan ini muncul dari warga sekitar yang melihat sisa makanan dari distribusi MBG tidak habis dikonsumsi penerima manfaat. Kondisi ini dinilai merugikan sekaligus bertolak belakang dengan tujuan program untuk menekan stunting dan memenuhi gizi masyarakat.
“Sayang sekali kalau makanan dibuang percuma. Padahal di luar sana masih banyak yang butuh,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Dapur Rantolindo terkait penyebab makanan banyak terbuang. Dugaan awal mengarah pada masalah porsi, selera penerima, dan mekanisme distribusi yang belum tepat sasaran.
Kondisi ini memunculkan desakan agar pemerintah daerah dan tim pelaksana MBG segera mengevaluasi sistem pendistribusian. Evaluasi diperlukan agar bantuan benar-benar tersalurkan dan tidak menimbulkan pemborosan anggaran serta pangan.
Pewarta: Ahmad Taliabu
Redaksi : Feri Windria







