ket foto : Penemuan mayat seorang pria yang tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam kabin sebuah mobil truk, di Jalan SM Amin Pekanbaru.
PEKANBARU – Seorang pria bernama Heri Supriadi (55) ditemukan tewas mengenaskan di dalam kabin truk Fuso di Jalan SM Amin, Pekanbaru. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban.
Warga di kawasan Jalan SM Amin, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam kabin sebuah mobil truk, Ahad (3/5/2026) siang. Korban diketahui bernama Heri Supriadi (55).
Korban ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB di bagian belakang kursi sopir truk Fuso bernomor polisi B 9080 UXQ yang tengah terparkir di area sebuah bengkel di Jalan SM Amin Pekanbaru.
Saat ditemukan, kondisi korban memprihatinkan. Tubuhnya terikat dengan tali, sementara bagian mulut dilakban dan wajahnya ditutup menggunakan koran. Truk tersebut diketahui mengangkut minyak goreng merek Minyakita.
Kanit Reskrim Polsek Payung Sekaki, Iptu Irfan mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
“Kami masih dalam lidik, masih pulbaket (pengumpulan bahan keterangan),”ujarnya, Senin (4/5/2026).
Jenazah korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani proses visum guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan seorang pengurus kendaraan, Willi Tikaso.
Ia memantau posisi truk melalui GPS dan melihat kendaraan tersebut berada cukup lama di kawasan Jalan SM Amin, tepatnya di area bengkel.
Merasa ada kejanggalan, Willi kemudian meminta bantuan pihak kepolisian untuk melakukan pengecekan. Saat diperiksa, korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kabin.
Polisi menyebutkan bahwa seluruh barang berharga milik korban masih ditemukan utuh di lokasi kejadian. Hal ini membuat pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah kematian korban berkaitan dengan tindak kriminal atau faktor lain.
“Masih ada semua. Belum bisa kita pastikan apakah ada unsur kriminalitas atau tidak,” tambah Iptu Irfan.
Hingga saat ini, aparat kepolisian terus mendalami kasus tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kemungkinan pihak-pihak yang terlibat.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan.
Sumber: riaupos.co
Editor : Feri Windria







