GEGER! Segel KPK Membungkam Ruang Bupati Kuansing, Keberadaan Suhardiman Amby Masih Jadi Teka-Teki

- Penulis

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTAN SINGINGI – Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) diguncang peristiwa yang menyita perhatian publik. Sejumlah ruangan paling strategis di lingkungan Kantor Bupati Kuansing mendadak dipasangi segel resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/6/2026). Pemandangan yang jarang terjadi ini langsung memicu gelombang pertanyaan dan spekulasi di tengah masyarakat.

Dari dokumentasi foto dan video yang beredar luas, terlihat segel merah-hitam berlogo KPK terpasang menyilang di beberapa pintu ruangan penting. Yang paling menjadi sorotan adalah ruang kerja Bupati Kuansing, Suhardiman Amby (Datuk Panglimo Dalam).

Tak hanya ruang kerja bupati, penyidik KPK juga menyegel ruang rapat Bupati, ruang kerja Wakil Bupati Mukhlisin, ruang kerja Sekretaris Daerah Zulkarnain, serta ruang kerja Asisten I Setda Kuansing Fahdiansyah. Pada setiap segel tertulis tanggal penyegelan, Selasa, 30 Juni 2026.

Penyegelan serentak terhadap pusat-pusat pemerintahan itu sontak mengundang perhatian masyarakat. Banyak yang mempertanyakan apa yang sebenarnya sedang terjadi di balik operasi senyap lembaga antirasuah tersebut. Meski berbagai informasi mulai beredar di masyarakat, hingga berita ini diterbitkan KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai perkara yang sedang ditangani maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan operasi tersebut.

Di tengah situasi yang semakin menjadi perhatian publik, keberadaan Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, justru belum diketahui secara pasti. Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi mengenai lokasi maupun aktivitas orang nomor satu di Kabupaten Kuansing tersebut. Pemerintah Kabupaten Kuansing pun belum memberikan keterangan kepada masyarakat terkait perkembangan yang terjadi.

Seorang anggota Satpol PP yang bertugas di lingkungan Kantor Bupati mengaku tidak mengetahui kapan penyidik KPK datang dan melakukan penyegelan. Sementara itu, sejumlah aparatur sipil negara (ASN) tampak mengabadikan kondisi ruangan yang telah disegel menggunakan telepon genggam. Dalam hitungan menit, dokumentasi tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial dan grup percakapan, memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Meski pelayanan pemerintahan di Kantor Bupati Kuansing masih berjalan, suasana di kompleks perkantoran terasa berbeda. Segel KPK yang menempel di pintu-pintu ruangan strategis seolah menjadi simbol bahwa ada proses hukum yang sedang berlangsung dan kini menjadi perhatian masyarakat luas.

Publik kini menantikan keterbukaan informasi dari KPK maupun Pemerintah Kabupaten Kuansing. Penjelasan resmi dinilai penting agar berbagai isu dan spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat tidak semakin melebar serta memberikan kepastian mengenai peristiwa yang menjadi perhatian seluruh warga Kuansing.( Zul)

Berita Terkait

Curi Kabel PJU Sepanjang 250 Meter, Seorang Pria Diamankan Warga di Dumai Timur
Penerbitan SKRPT di Dumai, Warga Dipersilakan Ajukan Keberatan
Warga Bilato Gorontalo Keluhkan Sistem “Inden” Elpiji 3 Kg, Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Komandan Kodim 0320/Dumai Salurkan Bantuan Sembako kepada Masyarakat, Wujud Kepedulian TNI terhadap Warga
Polres Dumai Dukung Penelitian STIK Lemdiklat Polri untuk Perkuat Manajemen Kebencanaan dan Pelayanan Kepolisian
Babinsa Koramil 04/Rupat Laksanakan  Komunikasi Sosial Bersama Masyarakat di Desa Pancur Jaya 
Babinsa Koramil 04/Rupat Bersama  Masyarakat Melaksanakan Patroli  Karhutla di Desa Pangkalan Nyirih 
Polres Dumai Serahkan BPJS Ketenagakerjaan kepada PPPK dan PHL, Wujud Perlindungan bagi Personel Pendukung

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:16 WIB

Curi Kabel PJU Sepanjang 250 Meter, Seorang Pria Diamankan Warga di Dumai Timur

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:18 WIB

Penerbitan SKRPT di Dumai, Warga Dipersilakan Ajukan Keberatan

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:26 WIB

Warga Bilato Gorontalo Keluhkan Sistem “Inden” Elpiji 3 Kg, Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:50 WIB

Komandan Kodim 0320/Dumai Salurkan Bantuan Sembako kepada Masyarakat, Wujud Kepedulian TNI terhadap Warga

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:28 WIB

Polres Dumai Dukung Penelitian STIK Lemdiklat Polri untuk Perkuat Manajemen Kebencanaan dan Pelayanan Kepolisian

Berita Terbaru