DUMAI — Penantian masyarakat Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, untuk memiliki jembatan yang lebih kokoh akhirnya mulai terwujud. Setelah hampir 40 tahun mengandalkan jembatan kayu, masyarakat kini menyaksikan pembangunan jembatan aramco di Jalan Sukaramai.
Anggota Koramil 03/Sungai Sembilan (SS) bersama masyarakat setempat melaksanakan gotong royong dalam proses pengecoran jembatan tersebut.
Kegiatan ini dilakukan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan yang disebut sebagai Jembatan Aramco, salah satu program pembangunan yang dilaksanakan melalui TNI AD.
Selama puluhan tahun, masyarakat Lubuk Gaung menggunakan jembatan yang terbuat dari papan kayu sebagai akses penghubung. Kondisi tersebut membuat harapan untuk memiliki jembatan permanen menjadi kebutuhan yang telah lama dinantikan.

Pada 2026, harapan tersebut mulai terealisasi. Pembangunan jembatan aramco dilaksanakan oleh TNI AD melalui Kodim 0320/Dumai, dengan dukungan gotong royong masyarakat.
Pembangunan ini diharapkan memberikan akses yang lebih aman dan memadai bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan jalur tersebut untuk menjalankan aktivitas.
Jembatan yang berada di Jalan Sukaramai, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, memiliki bentangan sepanjang 22 meter dan melintasi sungai dengan lebar sekitar 10,40 meter.
Kedalaman air di lokasi berkisar antara 1 hingga 3 meter. Saat kondisi banjir, ketinggian air dapat mencapai sekitar 5 meter, sementara kecepatan arus normal tercatat sekitar 3 meter per detik.
Secara fungsi, jembatan tersebut menjadi akses penghubung bagi masyarakat dari wilayah Kelurahan Lubuk Gaung.

Pembangunan jembatan ini diperkirakan memberikan manfaat langsung kepada sekitar 850 warga yang tergabung dalam 380 kepala keluarga (KK).
Selain memperlancar mobilitas masyarakat, keberadaan jembatan aramco diharapkan dapat meningkatkan akses warga terhadap berbagai kebutuhan, termasuk aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan masyarakat.
Gotong royong antara personel Koramil 03/SS dan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembangunan tersebut.
Semangat kebersamaan ini sekaligus menunjukkan peran masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
Bagi warga Lubuk Gaung, pembangunan jembatan aramco ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi jawaban atas penantian panjang selama hampir empat dekade.
Penulis : Feri Windria







