TOJO UNA-UNA – Festival Baku Lupi Kabupaten Tojo Una-Una yang berlangsung sejak 12 September 2026 resmi ditutup pada Rabu, 16 September 2026. Penutupan berlangsung meriah dan dihadiri ribuan pengunjung.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, muncul sejumlah pertanyaan terkait pelaksanaan kegiatan, terutama mengenai agenda penutupan dan koordinasi dengan pihak eksternal.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah tidak terlaksananya agenda “Laporan Panitia” sebagaimana tercantum dalam susunan acara resmi penutupan.
Dalam lembar undangan resmi, “Laporan Panitia” tercantum pada urutan ke-5, sebelum agenda sambutan Bupati Tojo Una-Una.
Namun, berdasarkan pantauan pada malam penutupan, agenda tersebut tidak terlihat dilaksanakan hingga seluruh rangkaian acara berakhir dan lampu panggung dipadamkan.
Tidak terlaksananya agenda yang sebelumnya tercantum dalam dokumen resmi tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai alasan perubahan susunan acara serta apakah terdapat pertimbangan teknis tertentu dari panitia.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada informasi mengenai kehadiran dua orang yang disebut sebagai perwakilan Kementerian Pariwisata selama pelaksanaan Festival Baku Lupi.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, kehadiran kedua perwakilan tersebut tidak diketahui oleh sejumlah pihak selama kegiatan berlangsung dan baru diketahui setelah keduanya meninggalkan lokasi.
Bahkan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tojo Una-Una, Asrin W. Soga, S.Ag., disebut tidak mengetahui kedatangan kedua perwakilan Kementerian Pariwisata tersebut.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pola koordinasi antara panitia, pemerintah daerah, dan pihak kementerian dalam pelaksanaan kegiatan.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti tujuan kedatangan kedua perwakilan tersebut, agenda yang mereka ikuti selama berada di lokasi, serta pihak yang mengundang atau menerima kedatangan mereka.
Redaksi tidak menyimpulkan bahwa perubahan susunan acara maupun kehadiran kedua perwakilan kementerian tersebut menunjukkan adanya persoalan tertentu dalam penyelenggaraan Festival Baku Lupi.
Hal tersebut masih memerlukan klarifikasi langsung dari panitia, Dinas Pariwisata Kabupaten Tojo Una-Una, maupun pihak Kementerian Pariwisata.
Hingga berita ini disusun, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi terkait tidak terlaksananya laporan panitia dan mekanisme koordinasi kedatangan dua perwakilan Kementerian Pariwisata tersebut.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi panitia pelaksana maupun instansi terkait.
Pewarta: Ahmad Tuliabu







