DUMAI – Kebakaran melanda ruang multimedia Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Dumai, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 06.50 WIB. Api diduga berasal dari korsleting arus listrik dan menghanguskan sejumlah fasilitas di dalam ruangan.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar ratusan juta rupiah
Kebakaran menghanguskan sejumlah fasilitas yang berada di ruang multimedia. Di antaranya enam unit pendingin udara (AC), perangkat sound system, meja dan bangku, serta sebagian bangunan ruang tersebut.
Kepala MAN 1 Dumai, Agustian, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting arus listrik.
“Kejadian ini disebabkan adanya konsleting arus listrik dalam ruangan multimedia. Kami pihak sekolah sudah menghubungi Kemenag Kota Dumai dan akan membuat laporan kejadian ini ke Kanwil,” ujar Agustian.
Setelah mengetahui kebakaran, pihak sekolah segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sebanyak enam unit mobil pemadam dikerahkan untuk melakukan penanganan.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.40 WIB. Petugas bersama pihak terkait kemudian memastikan kondisi di lokasi dalam keadaan terkendali.
Sejumlah pihak turut mendatangi lokasi kejadian, di antaranya Kepala MAN 1 Dumai beserta jajaran, Babinsa Bukit Datuk, Camat Dumai Selatan Aldi Lubis, S.Sos., M.IP., ketua RT setempat, serta masyarakat sekitar.
Camat Dumai Selatan, Aldi Lubis, menyampaikan keprihatinan atas kebakaran yang terjadi di MAN 1 Dumai. Ia berharap peristiwa tersebut menjadi perhatian bersama, khususnya dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi instalasi dan jaringan listrik.
“Turut prihatin atas kejadian kebakaran yang dialami oleh sekolah MAN 1 Dumai. Semoga kita ambil hikmahnya dalam kejadian ini agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap jaringan listrik dan semoga keadaan ini secepatnya dapat teratasi dan kembali beraktivitas kembali,” ujar Aldi.
Agustian juga mengimbau pihak sekolah dan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi jaringan serta instalasi listrik di lingkungan sekolah maupun rumah.
Menurutnya, kewaspadaan dan pemeriksaan terhadap jaringan listrik perlu ditingkatkan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kejadian serupa.
“Agar lebih berhati-hati, waspada dan lebih memperhatikan jaringan listrik di sekolah-sekolah maupun di rumah agar tidak adanya kejadian kebakaran di mana-mana,” tambah Agustian.
Pihak sekolah selanjutnya akan menyusun laporan kejadian untuk disampaikan kepada Kementerian Agama Kota Dumai dan diteruskan ke Kantor Wilayah Kementerian Agama sesuai koordinasi yang dilakukan.







