DUMAI – Kondisi di kawasan Simpang Bundaran Jalan Soekarno Hatta, Dumai, menjadi perhatian pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Debu yang beterbangan serta kabut asap yang dilaporkan menyelimuti kawasan tersebut dikeluhkan karena mengganggu kenyamanan dan kewaspadaan saat berkendara.
Aktivitas kendaraan di ruas tersebut tetap berlangsung di tengah kondisi jalan yang berdebu. Pengendara roda dua menjadi salah satu pihak yang paling langsung terpapar karena beraktivitas di ruang terbuka selama perjalanan.
Salah seorang pengguna jalan, Surimai Hengki, berharap kondisi tersebut mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
Menurutnya, penanganan di lapangan diperlukan agar aktivitas masyarakat di kawasan tersebut dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.
Surimai berharap pemerintah setempat dapat melakukan penyiraman secara berkala pada ruas jalan yang mengalami penumpukan debu.
“Penyiraman secara berkala diharapkan dapat membantu mengurangi debu yang kembali beterbangan akibat aktivitas kendaraan,” ujar Surimai.
Selain persoalan debu, keberadaan kabut asap yang dilaporkan pengguna jalan juga menjadi perhatian, terutama apabila kondisi tersebut menyebabkan jarak pandang terganggu.
Pemantauan kondisi udara dan identifikasi sumber asap diperlukan untuk memastikan penanganan dilakukan sesuai kondisi di lapangan. Apabila terdapat keterkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), koordinasi dengan instansi berwenang juga menjadi bagian penting dalam penanganannya.
Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan, penggunaan masker yang sesuai dapat menjadi salah satu langkah perlindungan sementara dari paparan partikel debu dan asap.
Surimai berharap persoalan debu dan kabut asap di kawasan Simpang Bundaran Jalan Soekarno Hatta tidak berhenti sebagai keluhan masyarakat, tetapi mendapat tindak lanjut dari instansi yang memiliki kewenangan.
Ia menilai koordinasi antara pemerintah daerah, petugas lalu lintas, dinas terkait, serta pihak yang menangani karhutla diperlukan untuk memastikan setiap persoalan di lapangan ditangani sesuai kewenangan masing-masing.
Di tengah tingginya aktivitas masyarakat di jalur tersebut, kondisi jalan dan kualitas udara menjadi dua aspek yang perlu diperhatikan. Penanganan yang tepat diharapkan dapat mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.







