Dugaan Kasus Korupsi di Desa Sungai Baung Inhu

- Penulis

Sabtu, 5 November 2016

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENGAT, Tribunriau-
Proyek pengerasan Jalan, Drainase serta untuk Kebakaran lahan dan Hutan (Karlahut) di Desa Sungai Baung, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang menelan dana Rp.348 Juta lebih diduga adanya indikasi korupsi. Pasalnya, pekerjaan tersebut tidak terlihat di lokasi yang semestinya, namun pencairan dana Tahap I sudah dilakukan.

Hal tersebut dikatakan Yoveldi, salah seorang pegiat LSM di Inhu. Dikatakannya, proyek yang dimaksud belum dikerjakan, namun, Camat Rengat yang ketika itu dijabat oleh Nurjanah malah merekomendasikan pencairan tahap II.

“Belum ada dikerjakan, tahap I sudah cair 60%, camat yang lama (Nurjanah, red) malah merekom untuk mencairkan sisa anggarannya,” jelas Yoveldi kepada Tribunriau.com beberapa hari yang lalu.

Dijelaskan lagi, terkuaknya masalah tersebut bermula dari copy dokumen yang diberikan Suryadi, Sekretaris Desa (Sekdes) Sungai Baung kepada salah seorang warga.

Di desa Sungai Baung Kecamatan Rengat Barat, Indragiri Hulu (Inhu) saat ini menerima dana APBN 2016 Tahap (I) 60 % malah diduga dikorupsi. Proyek ini sesuai dengan RKA APBN Tahap I desa Sungai Baung untuk pekerjaan Perkerasan Jalan Rp196,810,000, Drainase Rp140,963,000 dan Karlahut Rp12,712,887.

Berdasarkan pekerjaan sesuai dengan RKA tersebun belum dikerjakan. Namun direkomendasikan oleh Camat Rengat Barat ketika itu Nurjanah untuk pencairan Tahap II 40 %. Hal ini diungkapkan salah seorang pegiat LSM di Inhu, Yoveldi.

Berdasarkan dokumen tersebut, kata Yoveldi, dana tahap I (60%) sudah dicairkan pada bulan April 2016 lalu, rencananya, untuk tahap II akan dicairkan pada bulan Agustus 2016 kemarin.

Terbongkarnya kasus ini, kata Yoveldi bermula dari copy dokumen yang diberikan oleh Sekdes Sungai Baung, Suryadi  kepada Umar warga desa Sungai Baung.

Kasus ini, harap Yoveldi, harus mendapatkan perhatian dari Bupati Inhu, dan pihak yang berwenang. Karena ini merugikan warga.

“Kami berharap hal ini bias segera ditindaklanjuti agar kesalahan serupa tidak terulang lagi dan semua yang diduga terlibat semoga dihukum sesuai kesalahannya masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Sekdes Sungai Baung ketika dikonfirmasi via selulernya mengatakan dana tahap II sampai saat ini belum dicairkan karena memang belum ada dikerjakan.

“Tahap II belum ada dicairkan karena memang belum dikerjakan, namun masalah ini sudah dilaporkan ke Camat Rengat Barat yang baru dan akan ditindaklanjuti ke Inspektorat Inhu,” ujarnya Sekdes Sungai Baung.

Penulis: Harmein Pilianglowe | Indragiri Hulu

Berita Terkait

Polres Dumai Berhasil Gagalkan Penyeludupan Narkoba Sebanyak 5 Kg
Penyelundupan 25,8 Kilogram Sabu Senilai Rp26 Miliar Berhasil Diungkap Polres Dumai, Tiga Tersangka Diamankan
Keluarga Korban Apresiasi Gerak Cepat Polres Dumai Tangkap Terduga Pembunuhan
Pembunuhan di Bukit Timah, Korban Tidak Hamil Motif Pelaku Cemburu dan Sakit Hati
Sepeda Motor Milik Warga Dondo Raib Dicuri di Teras Rumah, Korban Resmi Melapor ke Polres Tojo Una-Una
Polsek Bukit Kapur Ungkap Kasus Perjudian Togel, Dua Pelaku Diamankan
Kasus Pencurian Sepeda Motor Berhasil di Amankan Polsek Dumai Barat 
Polres Dumai Gulung Dua Pengedar Ekstasi di Bukit Batrem, 20 Butir Pil Haram Disita

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:18 WIB

Polres Dumai Berhasil Gagalkan Penyeludupan Narkoba Sebanyak 5 Kg

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:47 WIB

Penyelundupan 25,8 Kilogram Sabu Senilai Rp26 Miliar Berhasil Diungkap Polres Dumai, Tiga Tersangka Diamankan

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:43 WIB

Keluarga Korban Apresiasi Gerak Cepat Polres Dumai Tangkap Terduga Pembunuhan

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:22 WIB

Pembunuhan di Bukit Timah, Korban Tidak Hamil Motif Pelaku Cemburu dan Sakit Hati

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:41 WIB

Sepeda Motor Milik Warga Dondo Raib Dicuri di Teras Rumah, Korban Resmi Melapor ke Polres Tojo Una-Una

Berita Terbaru