Temui Kemenhub RI, Dumai Perjuangkan Pengelolaan Terminal Tipe A dan Parkir

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2015

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI, Tribunriau-
Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 23 tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, maka pengelolaan Terminal Tipe A segera diambil alih pemerintah Pusat.

Untuk kota Dumai terminal tipe A adalah Terminal Barang Bukit Jin dan Terminal AKAP jalan Kelakap Tujuh Dumai. Jika pengelolaan terminal akan berdampak pengurangan bagi pendapatan daerah sektor perhubungan di Kota Dumai, pada hal Terminal Barang, merupakan primadona sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai.

Selain itu, tidak dibenarkannya mengelola perparkiran di pinggiran jalan nasional dan provinsi juga membuat sumber pendapatan daerah kota Dumai akan terus berkurang. Begitu pula dampak hukum dari pungutan parkir yang tidak memiliki payung hukum yang sah.

Menyikapi hal itu, Komisi III DPRD dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai menemui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) di Jakarta. Mereka berupaya untuk memperjuangkan pengelolaan Terminal Barang agar tidak ditarik pemerintah pusat, serta memperjuangkan legalitas pungutan parkir.

“Pertemuan itu dalam rangka memperjuangkan persoalan legalitas parkir dan Terminal Barang yang saat ini menjadi polemik,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Dumai Johannes MP Tetelepta, kemarin.

Menurutnya, persoalan Terminal Barang, pihak Kemenhub RI mengakui bahwa pemerintah pusat tidak serta merta akan mengambil alihnya. Aturannya dinilai bersifat tidak mengikat dan masih banyak jalan keluarnya dalam penyelesaiannya.

Namun untuk persoalan parkir, Kemenhub RI dengan tegas mengatakan bahwa di badan jalan nasional dilarang dijadikan pungutan retribusi parkir.

“Untuk persoalan parkir ini, kami pertanyakan kepada pihak Kemenhub RI, apakah layak di dalam Kota Dumai itu masuk wilayah jalan nasional, mengingat di daerah perkotaan menjadi pusat pertokoan,” katanya dengan nada bertanya.

Johanes menegaskan Pemerintah Kota dan DPRD Dumai akan terus berjuang secara maksimal untuk mempertahankan pengelolaan Terminal Barang dan mendapatkan legalitas pungutan parkir di pinggiran jalan nasional dan jalan provinsi di Kota Dumai.(ars)

Berita Terkait

Lapak Monza Pasar Senggol Mulai Ditinggalkan, Pedagang Pilih Turun ke Lantai Bawah
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Kunjungi Dumai, Hadiri Bazar Murah dan Bakti
CFN Dumai Kembali Digelar di TBG, 102 Tenant Permanen Disiapkan untuk Pelaku Usaha
PKE Jadi Pakan Tambahan, Peternak Kambing Binaan PT SDS Catat Penjualan Rp178,2 Juta
Dumai-Batam Kembali Terhubung! Wings Air Buka Rute Baru, Pinang Kampai Siap Berdenyut Lagi
110 Stan Serbu Bukit Gelanggang, Festival Semarak Merdeka Resmi Dibuka
Festival & Pagelaran Dumai Semarak 2026 Siap Digelar, Hadirkan Bazar UMKM hingga Parade Seni Budaya
Bibion Return Episode 1 Hadir, Dorong UMKM Kenal Potensi Lelang Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Lapak Monza Pasar Senggol Mulai Ditinggalkan, Pedagang Pilih Turun ke Lantai Bawah

Kamis, 24 September 2026 - 03:47 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Kunjungi Dumai, Hadiri Bazar Murah dan Bakti

Sabtu, 19 September 2026 - 12:09 WIB

CFN Dumai Kembali Digelar di TBG, 102 Tenant Permanen Disiapkan untuk Pelaku Usaha

Rabu, 9 September 2026 - 04:16 WIB

PKE Jadi Pakan Tambahan, Peternak Kambing Binaan PT SDS Catat Penjualan Rp178,2 Juta

Senin, 7 September 2026 - 16:07 WIB

Dumai-Batam Kembali Terhubung! Wings Air Buka Rute Baru, Pinang Kampai Siap Berdenyut Lagi

Berita Terbaru