Bupati Pelalawan dan Ketua DPRD Berikan Bantuan untuk Korban Kebakaran

- Penulis

Senin, 15 September 2014

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Bupati Pelalawan, HM Harris dan Ketua DPRD Pelalawan di Lokasi Kebakaran

PANGKALANKERINCI- Bupati Pelalawan, HM Harris dan Ketua DPRD Pelalawan, Nasaruddin, Senin pagi (15/9/14) meninjau lokasi kebakaran yang meludeskan 10 unit perumahan yang ditempati oleh tenaga guru SMPN 2 Pangkalan Kuras dan warga. Musibah yang terjadi pada Sabtu kemarin (13/9/14) sedikitnya menelan kerugian mencapai Rp 560 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa.

“Kita turut prihatin atas musibah ini, semoga para korban bisa bersabar. Setidaknya dengan bantuan yang kita berikan akan mengurangi beban penderitaan para korban,” ujar Bupati HM Harris, di lokasi kebakaran, Senin (15/9/14).

Bupati melanjutkan, bahwa untuk APBD-Perubahan 2014 berkemungkinan belum bisa dibangun kembali perumahan para guru yang ludes tersebut. “Untuk APBD-P 2014 ini berkemungkinan tidak terkejar lagi. Namun, Insya Allah pada APBD 2015 akan kita bangun kembali perumahan tersebut,” kata Harris.

Kepala Desa Sialang Indah, H Sriyono, mengungkapkan, api begitu cepat meludeskan bangunan yang terbuat dari papan tersebut. Hanya berselang 30 menit, bangunan hasil swadaya masyarakat itu rata dengan tanah.

“Kerugian setelah kita tafsir sekitar Rp 560 juta. Perumahan itu ditempati oleh 9 Kepala Keluarga, 29 jiwa dan dihuni oleh 5 guru SMPN serta satu orang guru SMKN Pangkalan Kuras dan warga. Saat kebakaran, sebagian tengah beraktivitas mengajar di sekolah. Sehingga, tak satu pun barang yang bisa diselamatkan. Para keluarga yang kehilangan rumah itu sebagian saat ini menumpang di rumah sanak keluarga dan sebagian lagi kita inapkan di gedung eks SMKN disini,” ungkap Kades.

Ditambahkan Kades Sriyono, bahwa bangunan yang terbuat dari papan itu adalah hasil swadaya masyarakat Sialang Indah yang dibangun pada tahun 1995 lalu. Ia dan majelis guru serta warga setempat berharap kepada Pemkab Pelalawan agar segera dibangun kembali perumahan tersebut.

“Bantuan yang telah ada sekarang ini berkat sumbangan dari Fraksi Golkar, PT Bratasena, PT Safari Riau, PT SSS dan Pemkab Pelalawan. Bantuan berupa makanan, pakaian dan yang lainnya. Kami masih menunggu uluran tangan dari pihak dermawan lainnya,” kata Kades Sriyono.

Selain Bupati HM Harris, turut hadir melihat lokasi kebakaran itu, Ketua DPRD Pelalawan, Nasaruddin, Ketua Fraksi DPRD Pelalawan, Baharuddin, Kepala Dinas Sosial, Fakhrizal, Kepala Dinas Damkar, Abu Bakar, Kepala Dinas Pendidikan, MD Rizal, Camat Pangkalan Kuras, Edwardo dan Sekcam serta sejumlah Kepala Desa Kecamatan Pangkalan Kuras.

Berita Terkait

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Dinas PU Dumai Turun ke Jalan, Bersihkan Sampah dan Drainase di Bukit Datuk Lama
Kabut Asap Menebal, PAC GRIB Jaya Dumai Timur Dibagikan 2.000 Masker ke Pengendara
Asap Tebal Menyelimuti Dumai, Satlantas Polres Dumai Turun ke Jalan Bagikan Ratusan Masker
Kualitas Udara Dumai Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diminta Waspada Kabut Asap
Asap Tebal Selimuti Dumai, Kota Seolah Masuk “Alam Bunian”
Wali Kota, Dinas Pendidikan, DLH dan DPRD Dumai Didesak Bergerak Cepat Lindungi Warga dan Anak Sekolah
Peringatan Bulan PRB, TNI dan Stakeholder Tanam Mangrove di Dumai, Perkuat Mitigasi Bencana Pesisir

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Dinas PU Dumai Turun ke Jalan, Bersihkan Sampah dan Drainase di Bukit Datuk Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Kabut Asap Menebal, PAC GRIB Jaya Dumai Timur Dibagikan 2.000 Masker ke Pengendara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Asap Tebal Menyelimuti Dumai, Satlantas Polres Dumai Turun ke Jalan Bagikan Ratusan Masker

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Kualitas Udara Dumai Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diminta Waspada Kabut Asap

Berita Terbaru