Diduga Pungli, Oknum Dishub Kuansing Tarik Retribusi Tak Wajar dari Sopir Truk Pengangkut Sawit

- Penulis

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


KUANSING
– Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng citra instansi pemerintah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Kali ini, dua oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing diduga melakukan pungli terhadap sopir truk pengangkut tandan buah segar (TBS) sawit yang menuju PT Usaha Kita Makmur di Desa Jake. Senin (03/01/2025). 

Dugaan ini mencuat setelah sejumlah sopir truk dan warga mengeluhkan adanya penarikan retribusi parkir yang dianggap tidak sesuai aturan. Oknum Dishub tersebut diketahui mengenakan rompi dinas dan memberikan karcis retribusi parkir untuk kendaraan roda enam dengan mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 01 Tahun 2024. Namun, para sopir mempertanyakan legalitas pungutan tersebut, lantaran lokasi penarikan berada di tepi jalan yang bukan merupakan area yang ditetapkan dalam Perda.

Seorang sopir truk yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. “Ini bukan jalan umum, ini jalan perusahaan yang mengarah ke pabrik kelapa sawit (PKS). Kenapa Dishub malah menarik retribusi di sini? Ini jelas tidak masuk akal,” ujarnya.

Para sopir yang merasa dirugikan menolak membayar retribusi, mengingat jalan tersebut bukan milik pemerintah daerah, melainkan milik perusahaan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah tindakan oknum Dishub tersebut benar-benar berlandaskan regulasi atau ada kepentingan lain yang melatarbelakangi praktik ini? Jika Perda memang menjadi dasar, mengapa retribusi dipungut di luar lokasi yang semestinya?

Kepala Dinas Perhubungan Kuansing, Hendri Wahyudi, SE, saat dikonfirmasi, menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan hanya mengatur retribusi parkir di Pasar Jake dengan sistem pihak ketiga. “Jika ada pelanggaran di luar ketentuan yang telah ditetapkan dalam SK, tentu akan kami tinjau ulang dan cabut SK tersebut. Jika benar ada oknum yang melakukan pungli, kami akan memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya. 

(Zul) 

Berita Terkait

Ini Tujuan Pemko Dumai Relokasi Pedagang, Jangan Disalahartikan
Ibu Laporkan Anaknya Ke Polisi , Gelapkan Sepeda Motor
Gampang Punya Rumah, Wako Paisal Dorong ASN Miliki Hunian Layak dan Strategis
Apel Penandatanganan Komitmen Bersama, Rutan Dumai Teguhkan Pembangunan Zona Integritas
Arpan Habibi Tanjung S.IP Figur Tepat Pimpin Golkar Padang Lawas
Rutan Dumai Ikuti Penandatangan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas
Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tahun 2027 Tingkat Kecamatan Dumai Barat
Dinas PU Kota Dumai Hadiri High Level Meeting TPID Terkait Pengendalian Inflasi Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:30 WIB

Ini Tujuan Pemko Dumai Relokasi Pedagang, Jangan Disalahartikan

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:05 WIB

Ibu Laporkan Anaknya Ke Polisi , Gelapkan Sepeda Motor

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:12 WIB

Gampang Punya Rumah, Wako Paisal Dorong ASN Miliki Hunian Layak dan Strategis

Kamis, 5 Februari 2026 - 05:56 WIB

Apel Penandatanganan Komitmen Bersama, Rutan Dumai Teguhkan Pembangunan Zona Integritas

Kamis, 5 Februari 2026 - 04:55 WIB

Arpan Habibi Tanjung S.IP Figur Tepat Pimpin Golkar Padang Lawas

Berita Terbaru

Berita

Ibu Laporkan Anaknya Ke Polisi , Gelapkan Sepeda Motor

Kamis, 5 Feb 2026 - 07:05 WIB