Ketua Umum LPPD: “Merdeka Bukan Sekadar Republik, Tapi Kesejahteraan Rakyat”

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80, Ketua Umum Lingkar Pemuda Pemudi Dumai (LPPD), Agung Gumilang, S.A.P, menyampaikan refleksi kritis terkait makna kemerdekaan yang sebenarnya. Dalam pernyataannya, ia mempertanyakan apakah kemerdekaan yang selama ini dirayakan hanya sebatas simbol kemerdekaan sebuah republik, atau sudah benar-benar mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Apakah merdekanya hanya sebuah republik, atau merdekanya kesejahteraan rakyat? Saya rasa ini hanya slogan kemerdekaan republik saja, tidak termasuk merdeka dalam arti rakyat yang sejahtera. Faktanya, Indonesia pada hari ini masih sangat, sangat sakit,” tegas Agung.

Agung menilai, kondisi “Indonesia yang sakit” ini disebabkan oleh banyaknya ketidakadilan yang terjadi di tengah masyarakat. Menurutnya, hukum kerap tumpul ke atas dan tajam ke bawah, kesejahteraan masih timpang, serta beban hidup rakyat semakin berat akibat kebijakan dan masalah struktural yang tak kunjung tuntas.

“Kita melihat ketidakadilan di mana-mana. Masyarakat kecil harus berjuang keras untuk hidup, sementara segelintir orang menikmati fasilitas dan kemewahan dari hasil kekuasaan. Banyak permasalahan bangsa yang justru membebani rakyat, mulai dari harga kebutuhan pokok yang melambung, lapangan kerja yang sempit, hingga kebijakan yang tidak pro-rakyat,” ujar Agung.

“Pejabat merayakan kemerdekaan dengan anggaran negara, sedangkan rakyat merayakannya dengan iuran bersama. Ini fakta yang harus kita sadari bersama. Kalau kita bicara merdeka, harusnya rakyat ikut merasakan kemerdekaan itu dalam bentuk nyata, bukan sekadar simbol dan upacara,” tutup Agung.

Berita Terkait

Polemik Tersangka Kasus PT IBP Memanas, Dr. Eko: Jangan Ganti Proses Hukum dengan Tekanan Opini
Mobil Terperosok ke Parit di Jalan Simpang Tetap Dumai, Penyebab Belum Diketahui
Dugaan Upah di Bawah UMK, Pengupahan Pekerja PT Envitec Multi Indonesia Disorot
APBD-P Dumai Tembus Rp2,24 Triliun, Banggar Soroti Target Pendapatan dan Risiko Tunda Bayar
Buaya Berukuran Besar Muncul di Bawah Jembatan Masjid Nurul Islam, Warga Bantaran Sungai Dumai Diminta Waspada
Ledakan Berulang di Kilang Dumai, Pertamina Didesak Evaluasi GM Iwan Kurniawan
PT Ivo Mas Tunggal Bersama Tzu Chi Sinarmas Dorong Pemenuhan Gizi Anak Usia Dini di Sungai Sembilan
Laporkan Dana Hibah KONI Dumai, Fatahuddin Minta Kejaksaan Periksa Agustiawan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:27 WIB

Polemik Tersangka Kasus PT IBP Memanas, Dr. Eko: Jangan Ganti Proses Hukum dengan Tekanan Opini

Sabtu, 5 September 2026 - 06:56 WIB

Mobil Terperosok ke Parit di Jalan Simpang Tetap Dumai, Penyebab Belum Diketahui

Sabtu, 5 September 2026 - 04:42 WIB

Dugaan Upah di Bawah UMK, Pengupahan Pekerja PT Envitec Multi Indonesia Disorot

Jumat, 4 September 2026 - 17:21 WIB

APBD-P Dumai Tembus Rp2,24 Triliun, Banggar Soroti Target Pendapatan dan Risiko Tunda Bayar

Jumat, 4 September 2026 - 16:00 WIB

Buaya Berukuran Besar Muncul di Bawah Jembatan Masjid Nurul Islam, Warga Bantaran Sungai Dumai Diminta Waspada

Berita Terbaru