RDP Ricuh, Ketua Komisi III Ngamuk: “Gaji Dewan Rp50 Juta, Tapi Rapat Cuma Berdua”

- Penulis

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI — Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Dumai memanas setelah Ketua Komisi III Hasrizal meluapkan kemarahan karena minimnya kehadiran anggota dewan. Hanya dua legislator hadir di awal rapat penting yang membahas kerusakan fasilitas umum akibat proyek kabel optik dan pipa bawah tanah di Kota Dumai.

RDP yang mempertemukan Komisi II dan Komisi III itu awalnya hanya dihadiri dua orang legislator, yakni Hasrizal dan Muhammad Douglas Manurung. Fakta tersebut membuat Hasrizal langsung melontarkan kritik tajam terhadap koleganya sendiri.

“Rapat untuk kepentingan masyarakat, tapi yang hadir cuma dua orang. Ini bukan kali pertama. Padahal gaji dan tunjangan anggota DPRD mencapai Rp40 sampai Rp50 juta per bulan,” kata Hasrizal dengan nada tinggi di hadapan peserta rapat dan awak media.

Politisi PAN itu menilai rendahnya kehadiran anggota dewan mencerminkan lemahnya komitmen terhadap tugas representasi rakyat. Ia bahkan secara terbuka meminta wartawan mempublikasikan pernyataannya agar diketahui publik.

“Silakan tulis semuanya. Ini fakta. Saya lima periode di DPRD dan selalu hadir setiap ada agenda. Baru satu periode ini sudah seperti ini. Kalau rapat mendengar aspirasi masyarakat saja sepi, mau jadi apa DPRD Dumai ke depan,” tegasnya.

Hasrizal juga menyatakan siap mempertanggungjawabkan seluruh ucapannya apabila mendapat keberatan dari pihak lain. Menurut dia, kritik terbuka ini justru bentuk kepedulian terhadap marwah lembaga legislatif.

Seiring waktu berjalan, sejumlah anggota DPRD mulai berdatangan, di antaranya Yohanes Orlando (PDIP), Sutrisno (NasDem), Supriyanto (Demokrat), dan Antonius Nainggolan. Hingga RDP berakhir, hanya tercatat enam legislator dari dua komisi yang mengikuti rapat secara penuh.

RDP tersebut digelar atas permintaan Gerakan Masyarakat Peduli Pembangunan–Kota Dumai (GMPP-KD). Forum ini membahas kerusakan fasilitas umum, khususnya jalan, akibat pekerjaan penanaman kabel optik serta jaringan pipa bawah tanah yang dilakukan sejumlah perusahaan.

Dalam rapat itu hadir perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Tata Ruang, DPMPTSP, serta pihak PT Telkom, PGN, dan PDAM. Hasilnya, perusahaan-perusahaan tersebut menyatakan komitmen untuk bertanggung jawab melakukan pemulihan kerusakan yang ditimbulkan dari aktivitas mereka.

DPRD bersama GMPP-KD dan pemerintah daerah sepakat melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan perbaikan. Jika komitmen tersebut tidak direalisasikan sesuai tenggat waktu, sanksi administratif hingga konsekuensi hukum akan ditempuh.***

Editor: Feri Windria

Sumber: riauperistiwa.com

Berita Terkait

Dandim 1404/Pinrang Ikuti Event Lari Mapusa Run 2026 di Kabupaten Pinrang
Rutan Dumai Gelar Apel Ikrar Antinarkoba dan Handphone Ilegal
Bahlil: Kalau Minyak Begini Terus, Pertamax Pasti Ada Penyesuaian
Wako Agung Bakal Lantik Beberapa Pejabat Dalam Waktu Dekat
Dilarang Jumpa Klien, Kuasa Hukum Geram, Kami Laporkan ke Propam Poldasu
Kejagung RI, Dr. ST. BURHANUDDIN, SH.,MH Diminta Periksa KSOP Dumai Terkait Pemberian Fasilitas Bongkar Muat Semen di Dermaga Terus PT. EUP Yang Melanggar Aturan
Gerakkan Masyarakat Hidup Sehat, Dinkes Dumai Gencarkan Edukasi di Puskesmas Purnama
Event Melayu Expo 2026 Terget Sepuluh Ribu Bertanjak Didukung LAMR Riau
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:00 WIB

Dandim 1404/Pinrang Ikuti Event Lari Mapusa Run 2026 di Kabupaten Pinrang

Senin, 20 April 2026 - 15:15 WIB

Rutan Dumai Gelar Apel Ikrar Antinarkoba dan Handphone Ilegal

Senin, 20 April 2026 - 14:59 WIB

Bahlil: Kalau Minyak Begini Terus, Pertamax Pasti Ada Penyesuaian

Senin, 20 April 2026 - 14:51 WIB

Wako Agung Bakal Lantik Beberapa Pejabat Dalam Waktu Dekat

Senin, 20 April 2026 - 14:46 WIB

Dilarang Jumpa Klien, Kuasa Hukum Geram, Kami Laporkan ke Propam Poldasu

Berita Terbaru

Berita

Wako Agung Bakal Lantik Beberapa Pejabat Dalam Waktu Dekat

Senin, 20 Apr 2026 - 14:51 WIB