PADANG LAWAS – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke 81, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal (Madina) Kelompok 33 berlokasi di Desa Gading Kecamatan Barumun Barat Kabupaten Padang Lawas bersama Aparat Desa dan Naposo Nauli Bulung (NNB) bergotong royong membangun gapura 17-an HUT RI ke 81.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk partisipasi aktif dalam memeriahkan perayaan kemerdekaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat setempat, Rabu (12/8/26).
Proses pembangunan gapura dimulai sejak siang hari, diawali dengan persiapan material seperti bambu, perkakas, dan hiasan kemerdekaan. Mahasiswa KKN bersama NNB dan Aparat Desa saling berbagi tugas, ada yang bertugas memotong bambu, merangkai kayu, hingga memasang ornamen bendera merah putih. Suasana penuh keakraban terlihat ketika mahasiswa dan warga bekerja sama, sambil bercanda dan berbagi cerita.
Selain membangun gapura, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami semangat gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat Indonesia. Antusiasme warga sangat tinggi, terutama dari para pemuda yang turut membantu mempercantik gapura dengan desain khas kemerdekaan.
Ketua Kelompok KKN 33 Andri Saputra menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk memperindah kampung, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan rasa nasionalisme. Gapura yang dibangun diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat Kampung Krajan dalam menyambut perayaan kemerdekaan.
Dengan selesainya pembangunan gapura, diharapkan suasana Desa menjadi lebih semarak dan meriah. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, Aparat Desa dan NNB ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air dapat terwujud melalui aksi sederhana namun penuh makna.”
Andri Saputra menambahkan, bahwa ide pembuatan gapura ini muncul dari diskusi dengan tokoh masyarakat. “Kami ingin memberikan sesuatu yang berkesan dan bermanfaat bagi desa ini,” ujar andri. Ia menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya bertujuan untuk memperindah desa, tetapi juga untuk memperkuat rasa persatuan dan gotong royong antar warga.
Dalam pembuatan gapura, mahasiswa KKN STAIN Madina bersama NNB dan Aparat Desa membagi tugas sesuai dengan keahlian masing-masing. Ada yang bertanggung jawab atas desain dan struktur gapura. Sementara itu, mahasiswa yang lain mengerjakan dekorasi dan pewarnaan. Warga desa juga turut berkontribusi dengan menyediakan bahan-bahan lokal dan tenaga kerja sukarela.
Ditempat yang sama Kepala Desa Gading, Ali Akbar Hasibuan didampingi Kasi Pemerintahan Setiadik Hasibuan dan Ketua NNB Desa Gading Samson Risalah Siregar menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN-33 STAIN Madina ini. “Gapura ini akan menjadi landmark baru desa kami dan saksi semangat generasi muda dalam memperingati kemerdekaan,” katanya.
Gapura direncanakan akan berdiri dua hari kedepan pada tanggal 16 Agustus 2026, malam sebelum upacara bendera kemerdekaan. Diharapkan, keberadaan gapura ini akan meningkatkan antusiasme warga dalam merayakan Hari Kemerdekaan dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
Sampai berita ini diturunkan, Mahasiswa KKN, Aparat Desa dan NNB masih menyelesaikan pembuatan gapura di Desa tersebut.
(ASWIN)







