PADANG LAWAS – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Padang Lawas bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara serentak membuka layanan Screening Tuberkolosis dan Diabetes Mellitus (TB-DM). Ini untuk memberikan dukungan dalam proses pemulihan dari penyakit Tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi epidemi sampai sekarang.
Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Padang Lawas Amelia Roitona Nasution SKM, MKM didampingi Kepala Puskesmas Batang Bulu dr.Fitri Yani Siahaan dan Kepala Puskesmas Tanjung Botung Etnis Daulay SKM menuturkan, dukungan itu penting dilakukan, terutama untuk populasi yang memiliki gangguan imunitas, seperti penderita TB, DM, Human Immunodeficiency Virus (HIV), stunting dan populasi dengan risiko tertentu.
“Dalam sokongan tersebut, pasien TB dan DM di tiap puskesmas mendapatkan rujukan serta fasilitas pemeriksaan secara intensif. Dilaksanakan di seluruh Puskesmas yang telah ditentukan, pasien akan mendapatkan beberapa pelayanan khusus, seperti rontgen paru-paru, penanganan dokter spesialis dan tindakan lebih lanjut sampai tahap pengobatan,” ujarnya saat di jumpai lokasi Puskesmas Batang Bulu Kecamatan Barumun Selatan.
Ia melanjutkan, Screening TB-DM ini selain dilaksanakan secara serentak juga secara berkala, kurang lebih Ribuan target populasi di Kabupaten Padang Lawas, pada hari ini Selasa (7/7/26) Dinkes Padang Lawas bersama Dinkes Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Pengobatan Gratis di Puskesmas Batang Bulu dan Puskesmas Tanjung Botung dipusatkan di Puskesmas Batang Bulu.
Selanjutnya, apa yang dilakukan diharapkan mampu dimaksimalkan secara penuh oleh masyarakat. Hal itu ditekankan, mengingat berdasarkan data terbaru (1990-2017), populasi yang terjangkit TB dan DM di Indonesia meningkat signifikan, masing-masing 45,1 persen dan 157,1 persen.
“Adanya perlindungan tersebut, kami berharap bisa tersosialisasikan kepada warga bahwa penyakit TBC perlu diwaspadai, serta kita semua bisa memberikan perhatian penuh untuk kesembuhan. Salah satunya, lewat memanfaatkan dukungan itu. Terlebih, semuanya diberikan secara gratis,” jelasnya.
Berikutnya, dalam proses pelaksanaan yang telah dimulai, terlihat masyarakat sangat antusias dalam mengakses dan memanfaatkannya.
“Pasalnya cukup membantu, terlebih bagi saya sendiri yang masih awam terkait penyakit TB dan DM. Melalui sokongan tersebut, saya banyak mendapatkan informasi, bimbingan, serta penanganan yang baik. Semoga terus ada dan berlanjut,” tambah Kumpul Lubis (67) warga Desa Pagur Satio, Kecamatan Barumun Selatan, salah seorang peserta yang ikut sebagai peserta layanan gratis.
Sekedar diketahui bahwa kegiatan pengobatan gratis Screening TB-DM ini dilaksanakan mulai tanggal 6 s/d 11 Juli 2026 dengan titik kumpul di 6 Puskesmas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Barumun Selatan Ali Basri Nasution S.Pd bersama Ibu Ketua TP.PKK Barumun Selatan.
(ASWIN)







