Ditemukan Belasan Luka Tusukan, Guru SD Santo Dumai Tewas Ditangan Mantan Pacar

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Keluarga besar SD Santo Dumai berduka, sebab seorang guru sekaligus wali kelas III F meninggal dalam kondisi tragis dibunuh oleh mantan pacar yang datang Air Molek ke kosan korban di Jalan Horas Kelurahan Bukit Datuk, Kamis (12/02/2026) sekira pukul 08.00 WIB.

Korban TP boru Simanjuntak tewas dalam kondisi mengenaskan dengan luka belasan tusukan senjata tajam.

Informasi dirangkum di lapangan korban merupakan guru yang baru bertugas belum sampai setahun di SD swasta di kota Dumai.

Pada saat kejadian, pelaku R datang dari Rengat langsung menuju kosan korban di Gang Horas.

Saat masuk di rumah bulatan yang didalam terdapat banyak kamar tersebut melihat korban bersama dengan Pria Idaman Lain (PIL).

Melihat pemandangan itu, api cemburu korban langsung berkobar dan terjadi perang mulut pada akhirnya terjadi penusukan pada perut korban sebanyak belasan kali.

Selain bagian perut, luka sayat senjata tajam juga terdapat pada betis dan tangan kiri korban.

Informasi di kamar mayat RS Dr Suhatman korban dan pelaku sudah berpacaran sejak masih duduk di bangku SMA atau sudah berjalan 8 tahun. Namun di tengah jalan terjadi cekcokan yang membuat keduanya putus berpacaran.

Namun usaha pelaku untuk ingin kembali pada korban selalu tak berhasil. Hingga pada hari kejadian pelaku melihat korban bersama pria lain membuat ia cemburu. Sehingga mengambil jalan pintas dengan menusuk korban.

Usai menusuk perut korban pelaku pergi meninggalkan mantan pacarnya dalam kondisi bersimbah darah.

Pelaku menuju ke Rokan hilir dan akhirnya menyerah kan diri.

Sementara korban dilarikan ke rumah sakit Yasmin. Korban meninggal kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUD untuk diberi formalin kemudian dibawa ke kampung halaman di Air Molek.

Kasie Humas Polres Dumai AKP Waluyo ketika dikonfirmasi mengaku belum ada laporan kejadian dalam kasus pembunuhan. ***

Berita Terkait

Pengendalian Banjir Dumai Dibahas Bersama BWSS III, DED hingga Sheet Pile Jadi Fokus
Dua Wartawan Keluhkan Pelayanan Kapal Feri Rute Ampana–Paguat, Tiket Tanpa Nomor Tempat Tidur
BREAKING NEWS: Truk Tangki CPO Tabrak Truk Mogok di Jalan Kebun Dumai, Minyak Tumpah Picu Kemacetan Panjang
Kejari Dumai Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pembinaan dan Penanganan Perkara Pidana Umum
Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una
Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung
Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Pengendalian Banjir Dumai Dibahas Bersama BWSS III, DED hingga Sheet Pile Jadi Fokus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Dua Wartawan Keluhkan Pelayanan Kapal Feri Rute Ampana–Paguat, Tiket Tanpa Nomor Tempat Tidur

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BREAKING NEWS: Truk Tangki CPO Tabrak Truk Mogok di Jalan Kebun Dumai, Minyak Tumpah Picu Kemacetan Panjang

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Kejari Dumai Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pembinaan dan Penanganan Perkara Pidana Umum

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una

Berita Terbaru