Dugaan Sajian Menu Tak Layak Konsumsi di SDN 1 Ampana Kota, Kepala SPPG Tombo Bantah Tudingan Terkait Kualitas Makanan MBG

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMPANA KOTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Kecamatan Ampana Kota tengah menjadi sorotan publik. Muncul dugaan bahwa pihak dapur penyedia, SPPG Tombo, menyajikan menu makanan yang tidak layak konsumsi kepada para siswa, Pada Sabtu (18/04/2026),

Sejumlah awak media melakukan penelusuran dengan mendatangi pihak sekolah dan penanggung jawab MBG di lokasi. Berdasarkan hasil wawancara, pihak sekolah membenarkan adanya masalah pada menu yang diterima siswa pada hari Jumat, 17 April 2026.

Menurut keterangan salah satu guru, masalah utama terletak pada kualitas nasi yang diduga basi.

Begitu mengetahui kondisi tersebut, pihak sekolah langsung mengambil tindakan preventif.

“Sebaiknya makanan tersebut jangan dimakan, atau ganti dengan yang lain,” ungkap guru tersebut kepada para siswa yang menerima paket makanan.

Kekecewaan pihak sekolah tidak berhenti di situ. Ibu AMA, selaku penanggung jawab MBG di SDN 1 Ampana Kota, mengungkapkan bahwa insiden serupa juga terjadi pada pekan sebelumnya.

“Minggu yang lalu juga siswa kami menerima menu yang tidak layak konsumsi, Pak. Itu lauknya yang bermasalah, dadar telur dicampur tepung yang mengeluarkan aroma yang tidak enak,” ujar pihak sekolah dengan nada kecewa.

Guna mendapatkan keberimbangan berita, awak media mendatangi Kepala SPPG Tombo, Abdul Rahman, S.Pd., untuk meminta konfirmasi.

Namun, pertemuan tersebut sempat diwarnai ketegangan saat Abdul Rahman mempertanyakan langkah wartawan yang hendak merekam penjelasannya. Dalam keterangannya di teras kantor, Abdul Rahman membantah tudingan mengenai ketidaklayakan menu yang disajikan pada pekan lalu.

“Terkait menu untuk SDN 1 yang disajikan minggu yang lalu, sudah saya terima laporannya dari pihak sekolah, tapi menurut kami tuduhan tersebut tidak benar. Yang kejadian pada hari Jumat tanggal 17 April, belum masuk laporannya kepada kami,” tegas Abdul Rahman.

Sikap Kepala SPPG Tombo yang melayani wartawan hanya di teras dan terkesan angkuh sangat disayangkan, mengingat pentingnya transparansi dalam program nasional ini.

Desakan Tindakan Tegas dari Pihak Berwenang

Mengingat program ini menyangkut kesehatan anak-anak sekolah dan penggunaan anggaran negara, pihak-pihak terkait diminta untuk tidak tinggal diam.

Masyarakat mendesak agar segera dilakukan evaluasi total dan investigasi terhadap Dapur MBG SPPG Tombo. Pihak-pihak berwenang yang diharapkan segera mengambil langkah tegas adalah:

1.) Pihak Kepolisian (Polres Tojo Una-Una): Diharapkan segera melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan kelalaian dalam penyediaan pangan yang dapat membahayakan kesehatan siswa di lingkungan sekolah.

2.) Pemerintah Daerah (Bupati Tojo Una-Una): Melalui instansi terkait untuk segera mengevaluasi kontrak kerja sama dan memberikan sanksi administratif yang berat jika ditemukan unsur kesengajaan atau kelalaian pengelolaan.

3.)Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora): Untuk melakukan pengawasan melekat di lapangan agar hak siswa mendapatkan asupan bergizi tidak dicederai oleh kualitas makanan yang buruk.

4.)Dinas Kesehatan dan Instansi Terkait: Segera meninjau kembali izin operasional dan standar sanitasi dapur penyedia guna memastikan seluruh proses pengolahan makanan memenuhi syarat kesehatan yang ketat.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius warga Ampana Kota yang berharap program pemerintah untuk meningkatkan gizi anak tidak justru berisiko bagi kesehatan mereka akibat pengelolaan yang dinilai tidak profesional.

(Ahmad)

Editor : Feri Windria

Berita Terkait

Kapolsek Bukit Kapur Pimpin Panen Raya, Hasil 1 Ton Jagung Perkuat Pangan
Infrastruktur Dapil 1 Masih Tertinggal, Dugaan Pengalihan Pokir ke Dapil 4 Terus Jadi Sorotan
Janji Bungan Labu, Gugur Sebelum  Berkembang 
Mengejar Isi Kantong Lebih Mudah daripada Mengejar Keadilan
Danramil 02/Sungai Apit Kodim 0322/Siak Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi TNI dan Masyarakat
Danramil 02/Sungai Apit Gelar Nobar Piala Dunia 2026
SPBU 16.287.090 Rupat, Pengisian Partalite Kendaraan Roda Dua di Batasi
Kepala Dinas PU Kota Dumai Dampingi Sekda Hadiri Rapat Terkait Verifikasi DPPT Pembangunan Turap Sungai Dumai

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:46 WIB

Kapolsek Bukit Kapur Pimpin Panen Raya, Hasil 1 Ton Jagung Perkuat Pangan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Infrastruktur Dapil 1 Masih Tertinggal, Dugaan Pengalihan Pokir ke Dapil 4 Terus Jadi Sorotan

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:34 WIB

Janji Bungan Labu, Gugur Sebelum  Berkembang 

Senin, 20 Juli 2026 - 16:51 WIB

Mengejar Isi Kantong Lebih Mudah daripada Mengejar Keadilan

Senin, 20 Juli 2026 - 14:41 WIB

Danramil 02/Sungai Apit Kodim 0322/Siak Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi TNI dan Masyarakat

Berita Terbaru

Berita

Janji Bungan Labu, Gugur Sebelum  Berkembang 

Selasa, 21 Jul 2026 - 04:34 WIB