LPPD Desak Transparansi Beasiswa, Audiensi Bersama Kabag Kesra Dumai Bahas Masa Depan Pendidikan Menuju Generasi Emas 2045

- Penulis

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI  –  Lingkar Pemuda Pemudi Dumai (LPPD) melakukan audiensi bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Dumai pada Jumat (13/6/2025), guna membahas transparansi dan keberlanjutan program beasiswa prestasi di Kota Dumai. Dalam pertemuan ini, Ketua LPPD, Agung Gumilang, S.A.P., menegaskan pentingnya keterbukaan informasi terkait proses seleksi dan alokasi beasiswa yang menjadi salah satu pilar dalam mencetak generasi emas 2045. Jum’at (13/06/2025).

Dalam audiensi tersebut, LPPD mengangkat beberapa poin krusial, di antaranya:

1. Apakah beasiswa diberikan hanya satu kali selama masa studi dan tidak dapat diajukan kembali di tahun berikutnya?

2. Bagaimana mekanisme transparansi jumlah beasiswa yang diterima masing-masing mahasiswa?

3. Bagaimana keterbukaan pemerintah dalam menginformasikan total anggaran pendidikan setiap tahunnya?

4. Usulan beasiswa untuk mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3) yang berprestasi, serta dukungan terhadap penelitian dari jenjang S1 hingga S3.

Menanggapi hal tersebut, Kabag Kesra Dumai menyampaikan bahwa pihaknya telah mengedepankan transparansi melalui sistem daring Dumai Berhidmat. “Dalam sistem tersebut, seluruh informasi pemeringkatan berdasarkan IPK dan kelengkapan berkas dapat diakses langsung oleh mahasiswa. Bahkan jika tidak lolos, sistem secara otomatis memberikan alasan yang jelas, apakah karena IPK tidak mencukupi atau kekurangan dokumen,” jelasnya.

Kabag Kesra juga memaparkan data anggaran pendidikan tahun 2024 dan 2025 secara terbuka dalam pertemuan tersebut. Hal ini mendapat apresiasi dari Ketua LPPD, Agung Gumilang, yang mengaku telah mencocokkan data tersebut dengan analisis internal LPPD dan menemukan kesesuaian.

Namun, Agung menyoroti keterlambatan pembukaan pendaftaran beasiswa tahun 2025. Kabag Kesra menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu proses dari tingkat provinsi agar tidak terjadi double funding bagi mahasiswa yang telah menerima bantuan dari pemerintah provinsi. “Kami tidak ingin ada ketimpangan. Jika satu mahasiswa mendapat dua beasiswa, sementara yang lain tidak mendapatkan apa-apa, ini jelas tidak adil,” ujarnya.

Ketua Bidang Pendidikan LPPD, Budi Setiawan, turut menegaskan pentingnya keberlanjutan dan perluasan cakupan beasiswa. Ia mempertanyakan mengapa pemerintah kota hanya berfokus pada beasiswa untuk jenjang D3 dan S1. “Lalu bagaimana dengan anak-anak daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau S3? Apakah tidak ada perhatian untuk mereka?” tegas Budi.

Budi menambahkan bahwa sumber daya manusia berkualitas dari Dumai yang berhasil meraih pendidikan tinggi dapat menjadi aset besar bagi pembangunan daerah. “Ilmu dan pemikiran cemerlang mereka kelak dapat diabdikan untuk kemajuan Kota Dumai,” tambahnya. Namun, Kabag Kesra menyatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari pimpinan daerah yang hanya mengalokasikan beasiswa untuk jenjang D3 dan S1 sesuai visi-misi yang telah ditetapkan, untuk lanjutan pendidikan S2 dan S3 saya tidak ada kewenangan di dalam nya.

Budi selaku Ketua Bidang Pendidikan LPPD, menyatakan sikap kekecewaan kepada Pemerintah Daerah, padahal banyak anak muda Daerah yang ingin kita rangkul untuk jenjang jenjang lebih tinggi dalam dunia Pendidikan untuk menyongsong Generasi Emas 2045.

Meskipun demikian Audiensi ditutup LPPD dengan menyampaikan apresiasi terhadap keterbukaan yang telah ditunjukkan oleh Kabag Kesra, seraya berharap pola komunikasi dan transparansi seperti ini dapat terus ditingkatkan demi masa depan pendidikan anak-anak muda Kota Dumai.

Berita Terkait

INFO TERKINI: Buaya Diperkirakan 2 Meter Muncul di Perairan Pulau Payung Dumai
Parkir Diduga Liar Menjamur di Ampana, Pemkab Tojo Una-Una Diminta Bertindak Tegas
Maulid Nabi di SMPN 1 Rupat: Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Kepala Disdikbud Dumai “Salah Kamar”? Latar Kehutanan Jadi Sorotan
Serapan Tenaga Kerja Lokal Dipertanyakan, Laskar RMRB Bongkar Sorotan Vendor hingga Dugaan Upah di Bawah UMK Dumai
Perbaikan Pipa PHR dan Pertamina RU II di Bundaran Putri Tujuh, Dishub Dumai Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
8 WN Bangladesh dan 8 PMI Digagalkan Masuk Lewat Jalur Tikus Dumai, Bayar hingga Rp9,5 Juta
Dumai Bawa Pulang Medali Emas dari Ajang Boxing dan Muaythai “Begaduh Champions”

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:37 WIB

INFO TERKINI: Buaya Diperkirakan 2 Meter Muncul di Perairan Pulau Payung Dumai

Rabu, 2 September 2026 - 10:17 WIB

Parkir Diduga Liar Menjamur di Ampana, Pemkab Tojo Una-Una Diminta Bertindak Tegas

Rabu, 2 September 2026 - 07:24 WIB

Maulid Nabi di SMPN 1 Rupat: Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Rabu, 2 September 2026 - 06:31 WIB

Kepala Disdikbud Dumai “Salah Kamar”? Latar Kehutanan Jadi Sorotan

Selasa, 1 September 2026 - 15:50 WIB

Serapan Tenaga Kerja Lokal Dipertanyakan, Laskar RMRB Bongkar Sorotan Vendor hingga Dugaan Upah di Bawah UMK Dumai

Berita Terbaru