Pisah Sambut Kajari Touna, Warga Katupat Berharap Kajari Baru Tuntaskan Kasus Dana Desa

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOJO UNA-UNA – Pergantian pucuk pimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tojo Una-Una menjadi momentum baru bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan terhadap penanganan sejumlah perkara yang selama ini menjadi perhatian publik.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tojo Una-Una, Dr. Rizky Fahrurrozi, S.H., M.H., resmi mengakhiri masa tugasnya di Kabupaten Tojo Una-Una. Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi dan rotasi jabatan yang dilakukan Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada pertengahan 2026.

Posisi Kajari Tojo Una-Una selanjutnya dipercayakan kepada David Razi, S.H., M.H., berdasarkan keputusan mutasi Kejaksaan Agung RI pada akhir Juli 2026. Prosesi serah terima jabatan dan pisah sambut dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Kantor Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una.

Pergantian pimpinan tersebut mendapat perhatian dari sejumlah masyarakat, termasuk warga Desa Katupat, Kecamatan Togean. Mereka berharap kehadiran Kajari yang baru dapat membawa semangat baru dalam menyelesaikan sejumlah perkara yang dinilai masih menyisakan tanda tanya.

Dua warga Desa Katupat, WN dan HK, menyampaikan harapan agar Kajari baru dapat memberikan perhatian terhadap dugaan tindak pidana korupsi dan dugaan penyalahgunaan Dana Desa Katupat yang menurut mereka telah cukup lama ditangani di Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una.

«“Kami berharap kedatangan Kajari baru bisa membawa obat yang dapat mengobati luka lama yang ditinggalkan Kajari sebelumnya. Ada kasus dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan Dana Desa Katupat yang kurang lebih sudah enam bulan mangkrak di Kejaksaan Tojo Una-Una,” ujar WN dan HK.»

Menurut keduanya, masyarakat Desa Katupat membutuhkan kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut. Mereka berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan dan profesional apabila memang terdapat dugaan pelanggaran hukum yang memenuhi unsur untuk ditindaklanjuti.

“Kami bukan meminta siapa yang harus dipersalahkan. Kami hanya ingin ada kejelasan. Kalau memang ada dugaan pelanggaran, silakan diproses sesuai hukum. Kalau tidak terbukti, sampaikan juga kepada masyarakat agar tidak ada lagi tanda tanya,” kata mereka.»

Pergantian Kajari ini diharapkan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai laporan maupun perkara yang masih dalam proses penanganan, termasuk perkara-perkara yang menjadi perhatian masyarakat di tingkat desa.

Selain kasus di Desa Katupat, masyarakat juga berharap Kajari David Razi dapat memperkuat pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una serta memastikan setiap laporan masyarakat ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kehadiran pimpinan baru di Kejari Tojo Una-Una kini membawa harapan baru bagi masyarakat. Mereka berharap tidak ada lagi perkara yang berlarut-larut tanpa kejelasan dan setiap proses hukum dapat memberikan kepastian kepada semua pihak.

Catatan: Dugaan tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan Dana Desa Katupat dalam pemberitaan ini masih merupakan dugaan dan pernyataan dari masyarakat. Penentuan ada atau tidaknya tindak pidana serta pihak yang bertanggung jawab sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan.

Ahmad Tuliabu

Berita Terkait

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan
Agenda 15 oktober dipertanyakan, warga desa mire kecewa tak temui anggota DPRD
Kendalikan Banjir, Pemko Dumai Kerjakan Drainase di Jalan Budi Kemuliaan
Dishub Dumai Relokasi Tiga Tiang Rambu Jalan, Dukung Kelancaran Pelebaran Parit
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:48 WIB

BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:31 WIB

Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:22 WIB

Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terbaru