Sebanyak 22 Orang Anak Dibawah Umur Terduga Asusila Diamankan Tim Garuda di Kos Kosan

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI — Bertugas sebagai pengawas dan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kota Dumai, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan gangguan trantibum dan penyakit masyarakat (Pekat) pada tempat usaha penginapan, wisma dan hotel yang berada di wilayah hukum Kota Dumai.

Bersama tim terpadu garuda gabungan dari TNI, Polri, kejaksaaan dan instansi terkait lainnya, Satpol PP melaksanakan operasi tim terpadu garuda di kecamatan, Dumai Timur, Dumai Kota dan Dumai Barat.Dalam operasi yang digelar pagi ini, Sabtu (19/07/2025).

Operasi dipimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Yuda Pratama Putra melalui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundangan (PPUD) Ghazali, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan gabungan tim terpadu garuda yang bertugas di Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur berhasil mengamankan 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan anak dibawah umur dengan indikiasi dugaan pelanggaran tindak asusila di kos-kosan.

Seluruh pelaku diamankan untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Setelah petugas selesai melaksanakan pengawasan di beberapa titik usaha kos-kosan di Kecamatan Dumai Timur,Satpol PP bersama tim terpadu garuda menyasar Kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Kota dan Kelurahan STDI Kecamatan Dumai Barat dengan hasil temuan sebanyak 19 orang diamankan petugas terdiri 9 laki laki dan 10 perempuan, dengan indikiasi dugaan pelanggaran tindak asusila di tempat kos-kosan.

Seluruh pelaku dibawa ke kantor Satpol PP untuk proses pemeriksaan.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Daerah Kota Dumai sebagai bentuk upaya pencegahan gangguan trantibum dan penyakit masyarakat.

Pada tempat usaha penginapan, Wisma/Hotel dan Koas-Koasan yang berada di wilayah hukum Kota Dumai.

Kepala Satpol PP Kota Dumai, Yuda Pratama Putra melalui Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundangan (PPUD) Ghazali menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk menekan gangguan ketentraman dan ketertiban umum di wilayah kota Dumai.***(rls/ant)

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Truk Tangki CPO Tabrak Truk Mogok di Jalan Kebun Dumai, Minyak Tumpah Picu Kemacetan Panjang
Kejari Dumai Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pembinaan dan Penanganan Perkara Pidana Umum
Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una
Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung
Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan
Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BREAKING NEWS: Truk Tangki CPO Tabrak Truk Mogok di Jalan Kebun Dumai, Minyak Tumpah Picu Kemacetan Panjang

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Kejari Dumai Lantik Dua Pejabat Baru, Perkuat Kinerja Pembinaan dan Penanganan Perkara Pidana Umum

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Moh. Hidayat B. Ayahu Laporkan ke Polres Tojo Una-Una

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?

Berita Terbaru