Ket foto : Curah Hujan Singkat, Genangan Disebut Bertahan Lebih Lama dari Biasanya
DUMAI – Keluhan terkait genangan air yang tak kunjung surut disampaikan warga Kota Dumai melalui media sosial. Salah satunya datang dari Dospina Hutahayan melalui akun Facebook-nya, yang mempertanyakan kondisi genangan setelah hujan mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari.
Dalam unggahannya, Dospina menyebut hujan mulai turun sekitar pukul 02.00 WIB dan hingga pagi hari sejumlah kawasan masih mengalami genangan. Ia menilai kondisi tersebut berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun-tahun sebelumnya tidak pernah seperti ini. Kalau curah hujan sudah terus-menerus dan berturut-turut atau berhari-hari, barulah terjadi seperti ini,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Dospina juga menyoroti durasi genangan yang menurut pengamatannya lebih lama dibandingkan biasanya. Kondisi itu disebut berdampak terhadap aktivitas masyarakat.
Ia mempertanyakan apakah keberadaan pintu air berkaitan dengan lambatnya proses surutnya genangan.
“Saya perhatikan semenjak dibuat pintu air malah lebih parah. Apakah ini akibat pintu air tidak dibuka? Kok airnya tidak surut-surut?” ujarnya.
Meski demikian, pertanyaan tersebut merupakan dugaan dari warga dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab genangan tanpa penjelasan dari pihak berwenang maupun data teknis terkait sistem drainase dan pengoperasian pintu air.
Melalui unggahannya, Dospina juga meminta perhatian Wakil Wali Kota Dumai terhadap kondisi tersebut. Ia berharap persoalan genangan dapat menjadi perhatian pemerintah, terutama apabila berdampak terhadap aktivitas masyarakat.
Ia juga mengajak warga lain yang mengalami kondisi serupa untuk menyampaikan keluhan dan pengalaman mereka.
“Yok warga Dumai yang merasakan seperti yang ku bilang, bersuara yok,” tulisnya.
Keluhan warga tersebut menjadi perhatian karena persoalan genangan dapat berkaitan dengan sejumlah faktor, antara lain intensitas dan durasi hujan, kondisi drainase, kapasitas saluran, pasang-surut air, hingga pengoperasian pintu air.
Karena itu, diperlukan penjelasan dari Pemerintah Kota Dumai dan instansi teknis terkait mengenai penyebab genangan, kondisi sistem drainase, serta mekanisme pengoperasian pintu air di lokasi yang terdampak.
Redaksi : Halodumai.com







