Warga Jayamukti dan Tanjung Palas Demo PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Tuntut Kejelasan Proyek Buffer Zone

- Penulis

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Buffer Zone (AMPIZONE) Kelurahan Jayamukti dan Tanjung Palas menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kuning PT Pertamina Patra Niaga (PPN) RU II Dumai pada Senin (6/4/2026).

Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan kekhawatiran dan tuntutan terkait proyek Buffer Zone yang pembahasannya sudah berjalan cukup lama namun belum membuahkan hasil nyata.

Umar Said, selaku Penanggung Jawab aksi, membeberkan tiga poin utama tuntutan yang diajukan oleh warga.

Pertama, warga meminta kepastian hukum mengenai penerbitan Surat Keputusan Penetapan Lokasi (Penlok).

Kedua, mendesak pihak PT PPN RU II Dumai agar segera menyelesaikan permasalahan kepemilikan aset milik Barang Milik Negara (BMN) yang berada di wilayah Kelurahan Jayamukti.

Ketiga, warga menuntut transparansi informasi, di mana pihak perusahaan diharapkan memberikan laporan progres Buffer Zone secara rutin dan berkala, yaitu satu minggu sekali dalam bentuk tertulis.

Merespon tuntutan tersebut, Tengku Muhammad Roem, Manajer Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (Commrel) PT PPN RU II Dumai, memberikan penjelasan resmi di hadapan para pendemo.

Ia menyampaikan bahwa pada tanggal 17 Maret 2026 lalu, proses penetapan peta lokasi buffer zone sebenarnya sudah dilakukan.

Saat ini, proses administrasi masih menunggu surat pengesahan dari kantor pusat Pertamina, yang nantinya akan diajukan kembali ke Pemerintah Provinsi Riau.

Mengenai permintaan informasi rutin, Tengku Muhammad Roem menegaskan pihaknya terbuka dan siap berkomunikasi dengan warga.

Namun, frekuensi pelaporan mungkin tidak dapat dipenuhi satu minggu sekali, melainkan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan proyek yang ada.

Pada kesempatan tersebut, pihak perusahaan juga menyerahkan salinan dokumentasi rangkaian pekerjaan yang telah dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban upaya penyelesaian proyek kepada perwakilan warga.

Meski demikian, warga masih menyimpan kekecewaan. Fahmi, salah satu peserta demonstrasi, menuturkan bahwa wacana proyek Buffer Zone ini sudah digulirkan hampir tiga tahun lamanya, namun hingga hari ini realisasinya belum juga terlihat jelas.

Ia berharap aksi ini menjadi sinyal keras bahwa masyarakat sudah jenuh dengan janji-janji dan menantikan tindakan nyata serta penyelesaian yang pasti dari semua pihak terkait.**

Berita Terkait

Dandim 0320/Dumai Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Putri Az-Zahra, Perhatian TNI untuk Anak-anak Yatim
Razia OSN di Jalan Jawa Dumai, Pria Positif Narkoba Kedapatan Bawa Senjata Api Rakitan
Audensi Tak Digubris, Tata Kelola Distribusi Minyak Goreng di Dumai Dipertanyakan
Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Satlantas Polres Dumai Pasang Spanduk Peringatan di 10 Titik Rawan
BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Dumai 2026, Dinas PU Siapkan Langkah Tindak Lanjut
Pencurian Kabel LPJU Berulang, Dishub Dumai Perketat Patroli Malam di Jalan Putri Tujuh
Pertek BPN Diserahkan ke Pemko Dumai, Legalitas Lahan Jadi Kunci Percepatan Penanganan Banjir
Kasus Kekerasan Anak Masih Menghantui Dumai, UPTD PPA Ingatkan Ayah Jangan Abai!
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:47 WIB

Dandim 0320/Dumai Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Putri Az-Zahra, Perhatian TNI untuk Anak-anak Yatim

Rabu, 4 November 2026 - 15:32 WIB

Razia OSN di Jalan Jawa Dumai, Pria Positif Narkoba Kedapatan Bawa Senjata Api Rakitan

Rabu, 4 November 2026 - 14:57 WIB

Audensi Tak Digubris, Tata Kelola Distribusi Minyak Goreng di Dumai Dipertanyakan

Rabu, 4 November 2026 - 13:50 WIB

Cegah Kecelakaan Lalu Lintas, Satlantas Polres Dumai Pasang Spanduk Peringatan di 10 Titik Rawan

Rabu, 4 November 2026 - 10:33 WIB

BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Dumai 2026, Dinas PU Siapkan Langkah Tindak Lanjut

Berita Terbaru