Ket foto Antrean penumpang di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Dumai, Riau, Rabu (16/9/2026). Foto: Dok. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
DUMAI – Mobilitas masyarakat Indonesia menuju Malaysia melalui jalur laut dari Dumai terbilang tinggi. Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Dumai mencatat 108.328 keberangkatan ke luar negeri sepanjang Januari hingga Agustus 2026.
Data tersebut menunjukkan tingginya aktivitas perjalanan internasional melalui Pelabuhan Dumai. Pada periode yang sama, TPI Dumai mencatat 85.587 kedatangan penumpang.
Jumlah keberangkatan yang lebih besar dibandingkan kedatangan menunjukkan tingginya arus penumpang yang melakukan perjalanan dari Dumai menuju luar negeri.
Malaysia menjadi salah satu tujuan perjalanan masyarakat yang menggunakan jalur laut tersebut. Selain untuk keperluan wisata dan kunjungan keluarga, sebagian masyarakat Indonesia juga menjadikan Malaysia sebagai tujuan untuk memperoleh layanan kesehatan, khususnya di Kota Melaka.
Namun, data TPI Dumai tersebut tidak merinci tujuan perjalanan masing-masing penumpang, sehingga angka keberangkatan belum dapat secara langsung dikaitkan seluruhnya dengan perjalanan untuk berobat.
Dumai memiliki akses laut langsung menuju Melaka menggunakan kapal feri cepat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tarif perjalanan berada di kisaran Rp550.000 hingga Rp650.000 untuk sekali perjalanan.
Waktu tempuh dari Dumai menuju Melaka sekitar 2 jam 30 menit, sehingga jalur laut menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan ke Malaysia.
Kemudahan akses tersebut turut mendukung mobilitas masyarakat antara kedua wilayah.
Sebelum meninggalkan Indonesia, setiap penumpang terlebih dahulu menjalani pemeriksaan dokumen keimigrasian di TPI Dumai.
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap dokumen perjalanan serta persyaratan keimigrasian lainnya sebelum penumpang diperbolehkan melanjutkan perjalanan ke luar negeri.
Dengan jumlah keberangkatan yang mencapai lebih dari 108 ribu orang dalam delapan bulan, jalur laut Dumai-Melaka menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat Indonesia menuju Malaysia.
Sumber: detikNews







