Dugaan Malapraktik Masa Lalu Mencuat: Kadis Kesehatan Tojo Una-Una Disorot Terkait Kondisi Anak yang Cacat Permanen

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMPANA – Sebuah unggahan di akun Facebook “Mboo Mba” mendadak viral dan menjadi perbincangan hangat warga netizen.

Postingan tersebut mengkritik keras dugaan malapraktik yang dilakukan oleh seorang dokter saat bertugas di Puskesmas Ampana Tete pada tahun 2014 silam.

Sosok dokter yang dimaksud kini telah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una, yakni Dokter Niko.

Kasus ini kembali meledak setelah keluarga korban membuka suara kepada awak media pada Jumat (8/5/2026).

Peristiwa memilukan ini bermula 12 tahun lalu, saat bayi berinisial NRL yang baru berusia 10 bulan mengalami panas tinggi.

Sang ibu, Rachmawati, membawa anaknya berobat ke ruang praktik Dokter Niko yang saat itu masih berstatus dokter umum.

Namun, penanganan tersebut diduga bermasalah hingga NRL harus dirujuk ke Palu.

Meski nyawanya tertolong, NRL tidak pernah kembali pulih seperti sediakala.

Hingga usianya yang kini beranjak remaja, NRL harus menanggung cacat permanen dan hanya bisa menghabiskan hari-harinya duduk lemas di atas kursi roda.

Pihak keluarga menceritakan bahwa mediasi pernah dilakukan di kantor pemerintah kecamatan. Saat itu, keluarga diminta menandatangani surat perdamaian, namun mereka menyayangkan sikap Dokter Niko yang awalnya terkesan enggan menjenguk korban.

Setelah didesak pihak kecamatan, Dokter Niko akhirnya datang ke rumah korban.

“Waktu itu Dokter Niko mencoba menggendong bayi kami, tapi tubuhnya sudah lemas tak berdaya. Di situ dia langsung menyerahkan uang 8 juta rupiah kepada Ibu Rachmawati, tapi kami menolak uang itu,” ungkap perwakilan keluarga korban dengan nada bergetar.

Keluarga korban juga membeberkan sebuah pengakuan yang sangat menyayat hati saat pertemuan tersebut berlangsung.

“Menurut penjelasan Dokter Niko kepada kami saat itu, sudah ada 7 orang bayi yang mengalami kejadian serupa. Hanya anak kami (NRL) yang selamat meski sekarang cacat, sementara 6 bayi lainnya dinyatakan meninggal dunia,” ujar keluarga korban menirukan ucapan sang dokter.

Kekisruhan tidak berhenti di situ.

Dokter Niko disebut-sebut pernah mengklaim telah menyerahkan uang sebesar 10 juta rupiah melalui seorang oknum wartawan yang tidak disebutkan namanya untuk diberikan kepada keluarga korban.

Hal ini langsung dibantah keras oleh sang ibu, Rachmawati.

“Kami tidak pernah menyuruh wartawan manapun untuk meminta uang kepada Bapak, dan jujur, uang tersebut tidak pernah kami terima sampai detik ini,” tegas keluarga korban di hadapan cb wartawan di hadapan wartawan.

Kini, keluarga NRL hanya bisa meratapi nasib sang anak yang harus kehilangan masa depannya dan bergantung pada kursi roda.

Mereka berharap ada keadilan dan pertanggungjawaban yang nyata atas kejadian yang telah mengubah hidup mereka selamanya.

 

Pewarta : Ahmad Tuliabu

Berita Terkait

Begini Jurus Personel Polsek Kelayang Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Rutan Dumai Menggelar Razia
Kodim 0320/Dumai Resmi Buka Persami KKRI Semester I TA 2026, Bentuk Generasi Muda Tangguh dan Berkarakter
Babinsa Koramil 04/Rupat Laksanakan Komsos Bersama Masyarakat di Desa Parit Kebumen
Babinsa Koramil 04/Rupat dan Warga Gelar Patroli Karhutla di Desa Sungai Cingam
KPU Padang Lawas Tegaskan Pencalonan Achyar Hidayat Hasibuan Sah dan Sesuai Prosedur
2 Orang Pemuja Shabu Bersama Sejumlah Barang Bukti Berhasil Diamankan Polres Dumai 
Kuras Barang Barang Rumah Tangga Disaat Rumah Ditinggal Penghuninya Seorang Pelaku Diamankan Polsek Dumai Barat

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:42 WIB

Begini Jurus Personel Polsek Kelayang Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:38 WIB

Dugaan Malapraktik Masa Lalu Mencuat: Kadis Kesehatan Tojo Una-Una Disorot Terkait Kondisi Anak yang Cacat Permanen

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:21 WIB

Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Rutan Dumai Menggelar Razia

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:23 WIB

Kodim 0320/Dumai Resmi Buka Persami KKRI Semester I TA 2026, Bentuk Generasi Muda Tangguh dan Berkarakter

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:42 WIB

Babinsa Koramil 04/Rupat Laksanakan Komsos Bersama Masyarakat di Desa Parit Kebumen

Berita Terbaru