Naskah 600 Halaman Sudah di DPR, Riau Terus Berjuang Jadi Daerah Istimewa

- Penulis

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ket foto : LAM Riau terus perjuangkan DIR.(foto: int)

PEKANBARU – Satu tahun setelah deklarasi perjuangan Daerah Istimewa Riau (DIR) digaungkan, langkah menuju status istimewa kini memasuki fase konsolidasi dan penguatan substansi.

Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR) menegaskan perjuangan tetap berjalan secara konstitusional, tanpa euforia berlebihan namun terus menjaga ritme dukungan publik.

Ketua BPP DIR sekaligus Ketua Umum DPH LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyebut perjuangan tersebut merupakan amanah luas masyarakat yang harus dijalankan dengan pendekatan rasional dan terukur.

“Kita tetap berusaha memperjuangkannya, sebab memang amanah berbagai kalangan. Perjuangan DIR adalah perjuangan akal sehat, maka kita memang sengaja tidak menghebohkan- hebohkan,” ujarnya.

Saat ini, sekitar 130 organisasi masyarakat di Riau telah menyatakan dukungan terhadap perjuangan tersebut.

Langkah penting telah ditempuh dengan penyerahan naskah akademik dan draf RUU Daerah Istimewa Riau ke DPR RI.

Baca juga: Marak Kasus Keracunan, Program MBG Sudah Seharusnya Dievaluasi Total
Dengan tahapan administratif yang berjalan, fokus kini bergeser pada penguatan isi kajian serta konsolidasi dukungan publik.

Refleksi perjalanan perjuangan juga tengah dipersiapkan untuk menandai satu tahun deklarasi yang pertama kali digelar pada 20 Mei 2025.

Perjuangan DIR bermula dari forum diskusi masyarakat yang difasilitasi Lembaga Adat Melayu Riau di Balai Adat LAMR Pekanbaru pada 9 Mei 2025.

Selama hampir lima jam, tokoh agama, organisasi masyarakat, mahasiswa, hingga unsur adat duduk bersama membahas masa depan Riau.

Forum tersebut melahirkan kesepakatan bahwa Riau dinilai layak menyandang status daerah istimewa dan meminta LAMR memimpin perjuangan.

Sejumlah organisasi yang hadir antara lain MUI, FKPMR, FKUB, FPK, DMDI, MDI, Ittihadul Muballighin, ICMI hingga Muslimat NU.

Mereka menilai Riau memiliki landasan historis, budaya, dan kontribusi ekonomi yang kuat bagi Indonesia.

Sekretaris Umum MKA LAMR, Afrizal Alang, menekankan pentingnya menggaungkan isu DIR melalui media dan ruang publik.

Sementara Ketua Umum MKA LAMR, Marjohan, mengingatkan bahwa perjuangan ini berakar pada sejarah panjang Riau dalam pembentukan Republik.

“Kita tak ingin negeri kita terus menjadi daerah perburuan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kerajaan-kerajaan Melayu di Riau bergabung secara sukarela ke dalam NKRI dan menyerahkan berbagai aset serta sumber daya alam yang kini menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Perjuangan DIR membawa sejumlah misi utama, antara lain, penguatan marwah dan identitas Melayu dan pengakuan nilai sejarah dan budaya Riau.

Kemudian, pengelolaan sumber daya alam yang lebih berpihak ke daerah dan ruang kewenangan lebih luas dalam pembangunan dan kebijakan fiskal.

Harapan tersebut muncul seiring besarnya kontribusi Riau terhadap devisa negara melalui sektor migas dan perkebunan.

Langkah konkret terlihat pada 7 Oktober 2025 saat naskah akademik setebal lebih dari 600 halaman diserahkan kepada Ketua DPRD Riau.

Dokumen tersebut memuat kajian ilmiah, draf regulasi, dukungan masyarakat, hingga dokumentasi perjalanan perjuangan DIR.

Datuk Seri Taufik menegaskan perjuangan ini tetap sejalan dengan semangat kebangsaan.

“Daerah Istimewa Riau ini adalah hak Riau. Ini bukan soal federalisme atau kemerdekaan, tetapi perjuangan yang sah dan bermartabat,” tegasnya. (Haloriau.com)

Berita Terkait

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Berita Terbaru