Ket foto : ilustrasi
GORONTALO — Pelayanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bilato, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, menuai protes keras dari masyarakat.
Kepala Puskesmas setempat diduga bekerja tidak profesional setelah sebuah kebijakan pelayanan dinilai tidak masuk akal oleh warga.
Kasus ini mencuat setelah seorang balita berusia tiga tahun mendadak dikeluarkan dari daftar pelayanan Posyandu.
Ibu kandung balita tersebut segera mendatangi pihak Puskesmas untuk meminta klarifikasi langsung. Namun, respons dari pihak Puskesmas justru menyulut kemarahan keluarga.
Petugas menyatakan bahwa tindakan mengeluarkan balita tersebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku di internal Puskesmas Bilato.
Orang tua balita, M. I, menyatakan kekecewaan mendalam dan menolak keras dalih aturan yang disampaikan oleh pihak medis.
“Anak saya manusia, bukan binatang yang bisa dikeluarkan begitu saja dari pelayanan kesehatan dengan alasan aturan baku yang tidak masuk akal,” tegas M. I saat memberikan pernyataan langsung.
Merasa hak kesehatan anaknya telah dilanggar secara sepihak, M. I memastikan tidak akan tinggal diam atas perlakuan ini.
Pihak keluarga saat ini tengah menelusuri jalur hukum dan birokrasi demi mendapatkan keadilan serta menuntut evaluasi total terhadap profesionalisme Kepala Puskesmas Bilato.
Pewarta: Ahmad Tuliabu
Redaksi : Feri Windria







