Korps coklat Touna di Sorot , Media Mitra Diduga Jadi ‘Tameng ‘ Tutupi Raport Merah Kapolres!

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOJO UNA-UNA – Kinerja Kepolisian Resor (Polres) Tojo Una-Una (Touna) kembali memicu polemik panas di tengah masyarakat. Alih-alih menjawab kritik publik dengan evaluasi dan perbaikan kinerja nyata, sebuah narasi pembelaan sepihak mendadak mencuat ke permukaan melalui salah satu media lokal yang disinyalir kuat menjadi mitra strategis korps baju coklat tersebut.

Langkah ini dinilai publik sebagai upaya kepandiran dalam memutarbalikkan fakta demi menyelamatkan citra institusi yang kian merosot.

Dari investigasi dan laporan yang dihimpun, seluruh narasi yang dirilis media mitra tersebut diduga kuat mengandung manipulasi data dan kebohongan publik.

Alibi-alibi yang dibangun di dalam berita tersebut dinilai terlalu dipaksakan demi mematahkan rentetan pemberitaan kritis yang selama ini menyoroti potret buruk serta kemalasan aparat Polres Touna dalam merespons aduan hukum masyarakat.

Kondisi ini memantik reaksi keras dari salah satu perwakilan masyarakat yang memantau langsung carut-marut penegakan hukum di Touna.

Secara gamblang, narasumber yang enggan disebutkan namanya demi alasan keamanan ini membongkar kepalsuan di balik narasi yang dibangun media tersebut.

“Saya berani katakan, semua isi berita itu mengandung 90 persen kebohongan! Tulisan itu sengaja dirancang hanya untuk membantu menutupi semua kebusukan dan bobroknya kinerja Polres Touna yang selama ini dikeluhkan warga,” tegas dengan nada geram.

Lebih lanjut, ia juga menguliti motif di balik tulisan oknum wartawan yang dinilai telah menggadaikan idealisme profesinya tersebut. “Diduga keras, oknum wartawan itu cuma mau mengejar lembaran merah semata.

Demi setoran atau rupiah, mereka tega membohongi publik dan bertindak sebagai tameng untuk melindungi aparat yang malas kerja,” lanjutnya.

Sikap abai, lamban, dan minimnya transparansi atas sejumlah kasus di wilayah hukum Touna seolah sengaja “dikubur” di balik untaian kalimat pujian pesanan tersebut.

Wartawan yang seharusnya menjadi pilar keempat demokrasi dan agen kontrol sosial, kini diduga keras beralih fungsi menjadi tim pemandu sorak untuk melindungi oknum-oknum kepolisian yang enggan bekerja serius.

Persekongkolan narasi ini dinilai sangat mencederai rasa keadilan masyarakat Touna yang selama ini menjadi korban dari lambatnya pelayanan penegakan hukum.

Masyarakat Touna mendesak agar Kapolda Sulawesi Tengah segera turun tangan melakukan evaluasi total dan reformasi struktural di tubuh Polres Touna. Publik menolak dibungkam oleh berita-berita rekayasa, karena profesionalisme Polri diuji dari rasa aman dan keadilan yang dirasakan langsung oleh rakyat, bukan dari tebalnya kliping berita pesanan.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik guna menjaga keberimbangan, akurasi, dan asas praduga tak bersalah.

Pewarta: Ahmad Taliabu

Redaksi : Feri Windria

Berita Terkait

Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung
Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan
Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Berita Terbaru