Diduga Berbohong! Kades ‘Bantuga A.N.K’ terbongkar setelah: Ketua BPD Bantah Keras, Mengaku Baru Tahu Setelah Viral!

- Penulis

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOJO UNA-UNA – Siasat berkelit Kepala Desa (Kades) Bantuga, Kecamatan Ampana Tete, terkait hilangnya sapi pejantan bantuan milik kelompok peternak lokal kini resmi menemui jalan buntu.

Kebohongan publik yang diduga kuat dirancang sang kades untuk menyelamatkan diri dari amarah warga akhirnya terbongkar secara dramatis setelah pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) angkat bicara.

Sebelumnya, dalam konfirmasi resmi pada Rabu (8/7/2026), Kades Bantuga dengan nada defensif mengeklaim bahwa penjualan sapi pejantan sepihak itu dilakukan atas sepengetahuan dan persetujuan Ketua BPD desa setempat.

Alibi miring tersebut sengaja dilemparkan ke publik demi meredam gejolak amarah warga yang menuduhnya “menumbalkan” aset rakyat untuk mendanai ongkos studi banding sang istri ke Luwuk.

Namun, taktik lempar tanggung jawab itu seketika rontok total. Pada konfirmasi lanjutan yang dilakukan pada Minggu malam (12/7/2026), Ketua BPD Bantuga secara mengejutkan mengeluarkan bantahan yang sangat keras dan menolak dijadikan tameng atas tindakan keliru sang kades.

“Saya tegaskan dengan sebenar-benarnya, saya selaku Ketua BPD tidak pernah tahu dan tidak pernah dimintai persetujuan apa pun terkait penjualan sapi bantuan tersebut. Itu murni tindakan sepihak,” ujar Ketua BPD Bantuga dengan nada kecewa saat dikonfirmasi, Minggu malam (12/7/2026).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan fakta miris bahwa dirinya justru terpaksa mengetahui kabar hilangnya aset desa tersebut dari ruang publik, bukan dari laporan resmi pemerintah desa.

“Saya malah baru tahu kalau sapi itu sudah dijual setelah beritanya tayang dan viral di beberapa media massa. Jujur, kami di BPD sangat menyayangkan sikap keliru Kades yang membawa-bawa nama lembaga kami untuk membenarkan tindakan yang melangkahi aturan musyawarah desa,” tambahnya memungkasi pembicaraan.

Terbongkarnya fakta ini semakin memperpanjang daftar hitam borok manajemen di Desa Bantuga.

Selain dugaan penggelapan sapi bantuan, sang Kades juga tengah menjadi sorotan tajam atas misteri “disunatnya” 60 lembar seng untuk proyek atap bangunan sekolah PAUD/MDA yang hingga kini dibiarkannya terlantar tanpa jawaban transparan.

Warga kini mendesak keras agar Inspektorat dan aparat penegak hukum di Kabupaten Tojo Una-Una tidak tinggal diam dan segera turun tangan mengusut tuntas skandal penyalahgunaan jabatan ini.

Topeng kebohongan telah terbuka, dan masyarakat Bantuga kini menuntut keadilan serta transparansi penuh atas hak-hak mereka yang diduga kuat telah dirampas.

(Ahmad Tuliabu)

Redaksi : Feri Windria

Berita Terkait

Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung
Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur
Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan
Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Kepala SMPN 1 Dumai Tegaskan Dugaan Penyimpangan Dana BOSP Tidak Benar, Erwin Sitompul Sebut Proses Audit Masih Berlangsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Dugaan Illegal Logging di Sungai Sembilan Disorot, Mampukah Kapolres Dumai Mengungkap Aktor di Baliknya?

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:25 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Rupat Utara Hadiri Penanaman Jagung Pipil di Desa Kadur

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Operasi Gabungan Polres Touna dan BNN, 13 Orang Dikabarkan Dilepas, Publik Menanti Penjelasan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Berita Terbaru