Operasi Ketupat Lancang Kuning (LK) 2024 di Riau Aman dan Lancar, Irjen Iqbal : Terima kasih Atas Kerjasama Semua Pihak

- Penulis

Rabu, 17 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


PEKANBARU
– Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Ketupat Lancang Kuning (LK) 2024 yang berlangsung selama 13 hari di Riau, sukses.

Operasi yang dilaksanakan jajaran Polda Riau, dan pihak terkait sejak Tgl 4 hingga 16 April 2024 kemarin, berjalan dengan lancar dan aman.

Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal mengucapkan terima kasih atas kerjasama semua pihak yang telah bekerjasama untuk mengamankan masyarakat saat mudik lebaran.

Kolaborasi apik antara Polda Riau, Pemprov Riau, Korem 031/Worabima, BPTD, BPJN, Dishub Provinsi, Jasaraharja Provinsi, Hutama Karya, yang menjadikan operasi ini berjalan dengan lancar dan aman.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, mulai dari Pak Gubernur, Danrem, dan pihak lainnya yang telah bekerja keras dalam mensukseskan Ops Ketupat LK-2024 ini,” kata Irjen Iqbal, Rabu pagi (17/4/2024).

Irjen Iqbal juga berterima kasih kepada masyarakat yang sudah mengikuti semua aturan sehingga kestabilan keamanan di Riau, terjaga dengan baik.

“Kami merasa senang jika masyarakat merasa ceria, bahagia, aman, dan nyaman dalam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1445 H, mudik, dan balik lebaran Idul Fitri 1445 H,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat menjelaskan secara umum, kamtibmas dan kamseltibcarlantas selama Ops Ketupat LK-2024 dapat dikendalikan dengan baik.

Dari data yang tercatat terjadi trend positif penurunan kecelakaan selama Ops Ketupat LK-2024 sebanyak 284 kasus dibandingkan dengan Ops Ketupat LK-2023 yang mencapai 329 kasus. Penurunan ini berarti 45 kasus atau 14%.

“Kecelakaan lalu lintas selama Ops Ketupat LK-2024 juga mengalami penurunan dibandingkan dengan Ops Ketupat LK-2023,” kata Kombes Taufiq.

Sementara tercatat 8 kasus kecelakaan selama Ops Ketupat LK-2024, sedangkan pada Ops Ketupat LK-2023 tahun lalu terdapat 11 kasus. Penurunan ini berarti 3 kasus atau 27%.

“Selama Ops Ketupat LK-2024, tidak ditemukan kejadian menonjol atau kemacetan panjang yang mengganggu pelaksanaan mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1445 H,” tuturnya.

Berita Terkait

Dana Hibah KONI Dumai Rp4,7 Miliar Disorot, BPK Didesak Audit Forensi
Ketua LSM IPTD : Keberadaan Pertamina dan PLN Membuat Masyarakat Dumai Hidup Dalam Kewaspadaan
INFO TERKINI: Buaya Diperkirakan 2 Meter Muncul di Perairan Pulau Payung Dumai
Parkir Diduga Liar Menjamur di Ampana, Pemkab Tojo Una-Una Diminta Bertindak Tegas
Maulid Nabi di SMPN 1 Rupat: Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Kepala Disdikbud Dumai “Salah Kamar”? Latar Kehutanan Jadi Sorotan
Serapan Tenaga Kerja Lokal Dipertanyakan, Laskar RMRB Bongkar Sorotan Vendor hingga Dugaan Upah di Bawah UMK Dumai
Perbaikan Pipa PHR dan Pertamina RU II di Bundaran Putri Tujuh, Dishub Dumai Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 17:50 WIB

Dana Hibah KONI Dumai Rp4,7 Miliar Disorot, BPK Didesak Audit Forensi

Rabu, 2 September 2026 - 17:39 WIB

Ketua LSM IPTD : Keberadaan Pertamina dan PLN Membuat Masyarakat Dumai Hidup Dalam Kewaspadaan

Rabu, 2 September 2026 - 15:37 WIB

INFO TERKINI: Buaya Diperkirakan 2 Meter Muncul di Perairan Pulau Payung Dumai

Rabu, 2 September 2026 - 10:17 WIB

Parkir Diduga Liar Menjamur di Ampana, Pemkab Tojo Una-Una Diminta Bertindak Tegas

Rabu, 2 September 2026 - 07:24 WIB

Maulid Nabi di SMPN 1 Rupat: Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Berita Terbaru