Jokowi Minta Sekolah Tatap Muka Maksimal 2 Jam Sehari

- Penulis

Senin, 7 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Pejuang News

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pembelajaran tatap muka di sekolah maksimal berlangsung dua jam setiap harinya. Kegiatan belajar juga diminta hanya dua hari dalam seminggu.

Hal itu diungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/6).

Tidak boleh lebih dari dua hari seminggu, jadi seminggu hanya dua hari boleh melakukan maksimal tatap muka. Kemudian setiap hari maksimal hanya dua jam,” kata Budi.

Budi mengatakan Jokowi juga meminta pembukaan sekolah dijalankan dengan sangat hati-hati. Pembelajaran tatap muka dilakukan terbatas untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19).

“Hanya boleh maksimal 25 persen dari murid yang hadir,” ujarnya.

Selain itu, kata Budi, kehadiran siswa ke sekolah untuk mengikuti pembelajaran tatap muka juga harus sesuai persetujuan orang tua.

Dalam kesempatan itu, Budi mendorong pemerintah daerah untuk memprioritaskan vaksinasi para guru dan lansia sebelum menjalankan pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Terutama guru-guru ini harus sudah divaksinasi sebelum tatap muka terbatas yang tadi kami sampaikan dilaksanakan,” ujarnya.

Sebelumnya Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan pihaknya tetap akan membuka sekolah pada Juli 2020 meskipun vaksinasi kepada guru dan tenaga pengajar belum memenuhi target.

Nadiem menyatakan tidak ada tawar menawar demi pendidikan. Nadiem beralasan masa depan Indonesia sangat bergantung pada sumber daya manusia.

“Tidak ada tawar-menawar untuk pendidikan, terlepas dari situasi yang kita hadapi,” kata Nadiem dalam acara yang disiarkan YouTube Kemendikbud RI, Rabu (2/6).

Meski mengaku memahami kekhawatiran orang tua, namun mantan Bos Gojek itu menyebut penundaan membuka sekolah bisa berdampak panjang bagi siswa dan pendidikan Indonesia.

Sumber : CNN Indonesia

Berita Terkait

Kepala Disdikbud Dumai “Salah Kamar”? Latar Kehutanan Jadi Sorotan
SMKN 4 Dumai Resmikan Greenhouse Hidroponik, Gandeng PT Ivo Mas Tunggal dan Tzu Chi Cetak SDM Agribisnis Modern
Kadis Pendidikan Dumai Disorot: Latar Kehutanan Pimpin Dunia Pendidikan, Publik Tagih Evaluasi Wali Kota Dumai
Memukau dan Menggemaskan, Pocil Binaan Polres Dumai Tampil Percaya Diri di HUT ke-81 RI
Mahasiswa KKN IAI Padang Lawas Sambangi Camat Barumun Selatan, Bangun Sinergi untuk Pengabdian Masyarakat
Apical Dorong Literasi dan Numerasi Siswa, 17 SD di Sungai Sembilan Bersaing Dalam Lomba Cerdas Cermat
Tingkatkan Kesadaran Hukum Bagi Generasi Muda, Kejajsaan Negeri Dumai Melaksanakan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah di SMP Negeri 8 Kota Dumai
2 Putra Putri Terbaik Padang Lawas Lolos Paskibraka Provinsi Sumatera Utara

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:52 WIB

SMKN 4 Dumai Resmikan Greenhouse Hidroponik, Gandeng PT Ivo Mas Tunggal dan Tzu Chi Cetak SDM Agribisnis Modern

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Kadis Pendidikan Dumai Disorot: Latar Kehutanan Pimpin Dunia Pendidikan, Publik Tagih Evaluasi Wali Kota Dumai

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Memukau dan Menggemaskan, Pocil Binaan Polres Dumai Tampil Percaya Diri di HUT ke-81 RI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:12 WIB

Mahasiswa KKN IAI Padang Lawas Sambangi Camat Barumun Selatan, Bangun Sinergi untuk Pengabdian Masyarakat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:25 WIB

Apical Dorong Literasi dan Numerasi Siswa, 17 SD di Sungai Sembilan Bersaing Dalam Lomba Cerdas Cermat

Berita Terbaru