UIR Gelar FGD Kembangkan Kurikulum Berbasis OBE

- Penulis

Minggu, 23 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


PEKANBARU –
Program Studi Magister Ilmu Hukum bersama Prodi S3 Program Pascasarjana Universitas Islam Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk meninjau dan memperbaharui kurikulum. Kegiatan yang bertujuan untuk memastikan kurikulum agar tetap relevan dengan perkembangan ilmu hukum dan kebutuhan profesional di era modern tersebut berlangsung di Fakultas Hukum UIR Jalan Kaharuddin Nasution 113 Pekanbaru, Kamis (20/03 2025).

KETUA Prodi S3 PPs UIR, Prof Dr Hj Ellydar Chaidir SH MHum dalam paparannya menegaskan, pihaknya memandang perlu mengundang stakeholder ilmu hukum seperti dari pengadilan, advokat, kejaksaan, kepolisian dan alumni untuk dapat berkontribusi positif memberi masukan pada pengembangan kurikulum yang berbasis OBE (outcome based education). Berdasarkan Undang Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dinyatakan, kurikulum harus mengacu kepada standar nasional.

‘’ Pendidikan tinggi harus mampu menghasilkan sumberdaya manusia yang tidak hanya unggul dalam aspek akademis dan profesional tapi juga kolaboratif, responsif dan adaptif terhadap tantangan lokal dan global, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai etis dan berkelanjutan. Pendidikan yang berkelanjutan harus diintegrasikan dalam pendidikan tinggi dalam rangka mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan lingkungan, ekonomi dan sosial global,’’ kata Ellydar Chaidir.

Hal senada ditegaskan oleh Assoc. Prof Dr Efendi Ibnu Susilo SH MH, Wakil Direktur II Program Pascasarjana.

Mewakili Direktur PPs, Efendi Ibnu Susilo menegaskan pentingnya penyelarasan kurikulum dengan tantangan dunia kerja serta dinamika hukum yang terus berkembang.

” Evaluasi kurikulum bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga merupakan keharusan untuk memastikan bahwa lulusan Pascasarjana UIR memiliki kompetensi yang unggul dan siap menghadapi tantangan di dunia profesional,” ungkapnya.

“FGD ini menjadi wadah bagi kita semua untuk memberikan gagasan dan masukan guna menciptakan kurikulum yang lebih adaptif dan aplikatif. Harapannya, kurikulum ini tidak hanya berbasis akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan praktis di lapangan,” tambah Efendi Ibnu Susilo.

Kegiatan FGD selain diikuti para dosen home based di Pascasarjana UIR juga turut dihadiri Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Islam Riau Dr. Ragil Ibnu Hajar, Dr. (c) Yusril Sabri, SH, MH, advokat, Dr. Rudi Pardede SH MH (Polresta Pekanbaru), Dr. Selpia Rosalina, SH, MH, (Aspidum Kejaksaan Tinggi Riau), Mohd Arif dan Dwi Maya Charlly dari Kementerian Hukum Kanwil Riau, Kicky Arityanto juga dari Kajati Riau. Hadir juga Dekan Fakultas Hukum Dr M Musa SH MH bersama Dr Anton Afrizal Chandra (DDIK), Dr Surizki Febrianto SH MH dan Dr Aryo Akbar SH MH (Ketua dan Sekretaris Prodi Ilmu Hukum), Dr Heni Susanti SH MH (Sekretaris Prodi S3), dan moderator Dr Rasyidi Hamzah SH MH (Wakil Dekan I Fakultas Hukum UIR).

Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, berbagai isu strategis dibahas termasuk bagaimana kurikulum dapat lebih selaras dengan perkembangan hukum nasional dan internasional, serta bagaimana lulusan Pascasarjana UIR dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja.

Para alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor hukum yang hadir dalam FGD saling berbagi pengalaman serta memberikan masukan tentang pentingnya keterampilan praktis dalam pendidikan hukum.

” Kami senang bisa hadir di sini sekaligus memberi masukan terkait peninjauan kurikulum,’’ komentar Selpia dari Kejaksaan Tinggi Riau.

Salah satu poin menarik yang muncul dalam diskusi adalah perlunya peningkatan aspek keterampilan litigasi dan negosiasi dalam kurikulum, serta penguatan pemahaman mengenai hukum berbasis teknologi dan digitalisasi hukum. Masukan-masukan ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam merancang kurikulum yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan zaman.

FGD ini menjadi langkah awal dalam menyusun kurikulum yang lebih inovatif dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Pascasarjana UIR berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan menghadirkan kurikulum yang mampu mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki keunggulan praktis di bidang hukum. Diharapkan, hasil dari diskusi ini dapat segera diimplementasikan guna memperkuat peran UIR dalam mencetak generasi profesional hukum yang berdaya saing tinggi.(*)

Penulis: Rilis UIR

Berita Terkait

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Berita Terbaru