Percaloan Dalam Pengurusan Paspor di Duga Ada Oknum Pegawai Imigrasi Yang Memfasilitasi

- Penulis

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ket foto : Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai Ruhiyat M Tolib

DUMAI – Dugaan praktek percaloan dalam pengurusan paspor di kantor imigrasi kota dumai dinilai terkesan pembiaran oleh kepala kantor imigrasi kelas I TPI Dumai Ruhiyat M Tolib

Dugaan percaloan ini terjadi karena adanya oknum pegawai imigrasi yang memfasilitasi pemprosesan dengan meminta biaya tambahan di luar ketentuan resmi.

Diduga kepala imigrasi kota dumai Ruhiyat M Tolib menerima upeti dari sejumlah oknum percaloan pembuatan paspor di kota dumai.

Bukti kuat adanya dugaan percaloan pembuatan paspor di kantor imigrasi kota dumai, dibuktikan akan adanya aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu oleh DPC LSM MAUNG Kota Dumai di kantor imigrasi kota dumai.

” Tidak jadi demo, sudah diberi uang sebesar belasan juta rupiah kepada ketua LSM-nya,” ungkap seorang narasumber kepada wartawan di salah satu warung kopi, Kamis (18/9/2025) dikutip dari Sorotlensa.com.

Padahal dengan nomor 063/LSM-MAUNG-DMI/IX/2025 sudah resmi dilayangkan ke Polres Dumai.

Salah satu sumber inisial ( N ) 57 tahun mengatakan, saya mau buat paspor untuk berkunjung ke rumah famili saya di Malaysia harus dengan susah payah, harus mintak siapa yang jamin, di suruh mintak dikirimkam paspor familinya yang di Malaysia, nomer HPnya, alamat rumah familinya, sampai saya bertengkar sama petugas di loket,” Katanya dengan suara berapi api kepada Halodumai.com.

Kejadian ini terjadi beberapa bulan yang lalu waktu ia mau membuat paspor di ceritakan kepada Halodumai.com

Lanjut, saya berharap kepala kantor imigrasi kota dumai harus tegas juga kepada anak anak muda yang mau membuat paspor, takutnya mereka mau bekerja di Malaysia, itu yang harus di waspadai,” Katanya.

Kami berharap Kanwil Kemenkumham Riau bisa memberantas dugaan praktek percaloan pembuatan paspor di kantor imigrasi kota dumai, bila perlu Kanwil Kemenkumhan Riau turun ke dumai dan mengecek langsung kenerja pegawai imigrasi kota dumai dan memastikan tidak ada dugaan praktek percaloan pembuatan paspor di kantor imigrasi kota dumai.

Jangan hanya untuk kepentingan pribadi, mencari keuntungan, semua aturan yang sudah ditetapkan tabrak begitu saja oleh oknum pegawai imigrasi kota dumai.

Untuk membuktikan benar atau tidak ada dugaan percaloan pembuatan paspor di kantor imigrasi kota dumai, Halodumai.com menyampaikannya pesan singkat melalui whatsapp untuk bertemu namun tidak di jawab.

 

Penulis : Feri Windria

Berita Terkait

Maulid Nabi di SMPN 1 Rupat: Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Kepala Disdikbud Dumai “Salah Kamar”? Latar Kehutanan Jadi Sorotan
Serapan Tenaga Kerja Lokal Dipertanyakan, Laskar RMRB Bongkar Sorotan Vendor hingga Dugaan Upah di Bawah UMK Dumai
Perbaikan Pipa PHR dan Pertamina RU II di Bundaran Putri Tujuh, Dishub Dumai Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
8 WN Bangladesh dan 8 PMI Digagalkan Masuk Lewat Jalur Tikus Dumai, Bayar hingga Rp9,5 Juta
Dumai Bawa Pulang Medali Emas dari Ajang Boxing dan Muaythai “Begaduh Champions”
PLN Lakukan Pemeliharaan Gardu Induk Dumai, Sejumlah Wilayah Berpotensi Padam Rabu 2 September
Gelar SKM Pimpin Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Tepatkah Penempatan Elywarti?

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 07:24 WIB

Maulid Nabi di SMPN 1 Rupat: Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Rabu, 2 September 2026 - 06:31 WIB

Kepala Disdikbud Dumai “Salah Kamar”? Latar Kehutanan Jadi Sorotan

Selasa, 1 September 2026 - 15:50 WIB

Serapan Tenaga Kerja Lokal Dipertanyakan, Laskar RMRB Bongkar Sorotan Vendor hingga Dugaan Upah di Bawah UMK Dumai

Selasa, 1 September 2026 - 14:04 WIB

Perbaikan Pipa PHR dan Pertamina RU II di Bundaran Putri Tujuh, Dishub Dumai Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

8 WN Bangladesh dan 8 PMI Digagalkan Masuk Lewat Jalur Tikus Dumai, Bayar hingga Rp9,5 Juta

Berita Terbaru