Bangun Jembatan Merah Putih Presisi, Kapolda Riau Lepas 250 Personel Satgas

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Sebanyak 250 personel gabungan Polda Riau dan polres jajaran diturunkan ke lapangan untuk mengeksekusi pembangunan 26 jembatan di Bumi Lancang Kuning. Personel Satgas Jembatan Merah Putih Presisi ini dilepas langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan.

Pelepasan personel dilaksanakan di halaman Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, yang dihadiri Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi dan seluruh pejabat utama (PJU) Polda Riau.

Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Herry Heryawan menyampaikan kehadiran pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah bentuk komitmen Polri dalam menghadirkan keadilan akses dan konektivitas bagi seluruh lapisan masyarakat Riau. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mempercepat pemerataan akses di daerah terpencil.

“Ini adalah bentuk komitmen Polri, Polda Riau, kita harus benar-benar ada di tengah-tengah masyarakat,” tegas Irjen Herry Heryawan, di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Rabu (28/1/2026).

Total ada 250 personel Satgas Darurat Jembatan yang diturunkan, terdiri dari 170 personel Polda Riau dan 80 personel polres jajaran. Polda Riau akan membangun 26 jembatan baru dan renovasi yang tersebar di 26 titik di wilayah Provinsi Riau.

Irjen Herry menekankan bahwa masyarakat di pelosok desa berhak merasakan kemudahan mobilitas yang sama dengan masyarakat di perkotaan. Kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polri yang humanis dan solutif.

“Ada keadilan yang harus kita bangun di situ. Saudara-saudara kita di daerah berhak memiliki dan merasakan akses yang mudah, sama seperti di tempat lain,” tegas Kapolda.

Program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi bertajuk ‘Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan’ ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses dan konektivitas masyarakat di daerah.

“Kita harapkan kegiatan ini bisa menjadi akses konektivitas antardesa untuk membuat bagaimana akses pendidikan, kesehatan, petani-petani yang akan ke kebun, anak-anak yang akan ke sekolah itu dapat terhubung dengan baik dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Berita Terkait

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Berita Terbaru