Dana BUMDes Bilato Gorontalo Diduga Lenyap Tanpa Kabar, Warga Desak Pemerintah Telusuri Aliran Dana

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GORONTALO – Alokasi anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Bilato, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo kini tengah menjadi sorotan tajam.

Pasalnya, dana yang seharusnya digunakan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat tersebut diduga lenyap bak ditelan bumi dan hangus di tangan oknum yang tidak bertanggung jawab.
Perwakilan warga Desa Bilato memberikan keterangan langsung kepada awak media pada Kamis, 2 Juli 2026.

Narasumber menyampaikan kekecewaan mendalam atas pengelolaan dana BUMDes yang hingga kini tidak menemui titik terang kejelasan realisasinya.

Pernyataan Langsung Narasumber Warga
Salah seorang warga Desa Bilato yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan, mengungkapkan kekecewaannya secara gamblang kepada media:

“Kami melihat BUMDes ini sama sekali tidak berjalan, padahal anggarannya ada. Dana itu seperti lenyap ditelan bumi begitu saja. Kami menduga kuat uang tersebut sengaja dihanguskan oleh oknum-oknum yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan nasib masyarakat desa,” ujar warga tersebut dengan nada kecewa, Kamis (2/7/2026).

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat menuntut keadilan dan transparansi dari para pemangku kebijakan.

“Kami sangat meminta kepada pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten, serta seluruh pihak penegak hukum dan inspektorat untuk segera menelusuri ke mana mengalirnya dana BUMDes kami. Jangan dibiarkan tiada kabar seperti ini. Harus diusut tuntas siapa yang bertanggung jawab!” tegasnya.

Tuntutan Transparansi dari Masyarakat
Berdasarkan keterangan narasumber, warga mendesak agar instansi terkait tidak tinggal diam.

Masyarakat mengajukan tiga tuntutan utama:

Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten Gorontalo wajib turun tangan melakukan pengawasan ketat.

Pihak Berwenang / Inspektorat didesak segera mengaudit investigatif aliran dana tersebut.

Oknum Pengelola yang terbukti menyalahgunakan wewenang harus diseret ke jalur hukum.

Hingga berita ini diturunkan, pengurus BUMDes maupun pihak otoritas desa setempat belum memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi terkait hilangnya dana operasional yang dipertanyakan oleh warga tersebut.

Pewarta:Ahmad Tuliabu

Berita Terkait

Kapolres Dumai Sertijabkan lima Jabatan Strategis, Dua Kasat Tiga Kapolsek
Kapal Tangkap Ikan BUMDes Lecah Lestari Sukses Menunjukan Pencapaian Yang Luar Biasa
AMPB Tuntut Dana CSR Khusus, Warga Purnama Akan Blokade Jalur Industri Selama Empat Hari
Warga Desa Tojo Ancam Lumpuhkan Trans Sulawesi dan Segel Permanen Kantor BPN Jika Bupati Touna Ingkar Janji
Kadishub Dumai Said Effendi Tinjau Pos Retribusi, Dorong Optimalisasi Pembayaran Digital Melalui Smart Retribusi QRIS BRK
Kapolres Padang Lawas Pimpin Upacara Sertijab Wakapolres dan Kenaikan Pangkat 40 Anggota
Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan SumpahJabatan Kepala UPT Puskesmas
Dishub Dumai Dapat Penghargaan Dari Polres Dumai di HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:28 WIB

Kapolres Dumai Sertijabkan lima Jabatan Strategis, Dua Kasat Tiga Kapolsek

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:50 WIB

Kapal Tangkap Ikan BUMDes Lecah Lestari Sukses Menunjukan Pencapaian Yang Luar Biasa

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:33 WIB

Dana BUMDes Bilato Gorontalo Diduga Lenyap Tanpa Kabar, Warga Desak Pemerintah Telusuri Aliran Dana

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:07 WIB

AMPB Tuntut Dana CSR Khusus, Warga Purnama Akan Blokade Jalur Industri Selama Empat Hari

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:11 WIB

Warga Desa Tojo Ancam Lumpuhkan Trans Sulawesi dan Segel Permanen Kantor BPN Jika Bupati Touna Ingkar Janji

Berita Terbaru