Game Tembak Ikan Tampa Izin Diduga Kembali Beroperasi di Wilayah Hukum Polsek Bukit Kapur

- Penulis

Minggu, 16 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI – Aktivitas permainan game tembak ikan yang diduga berkaitan dengan praktik perjudian kembali menjadi sorotan warga di wilayah hukum Polsek Bukit Kapur, Kota Dumai. Pasalnya, aktivitas tersebut disebut sempat dihentikan beberapa bulan lalu, namun kini diduga kembali beroperasi di sejumlah lokasi.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas yang diduga perjudian tersebut. Warga berharap aparat penegak hukum segera memberikan kejelasan sekaligus mengambil langkah sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan unsur perjudian.

Keberadaan permainan tersebut dinilai tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga dikhawatirkan berdampak terhadap kehidupan rumah tangga masyarakat sekitar.

Seorang ibu rumah tangga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku warga telah berupaya menyampaikan keberatan melalui perangkat lingkungan hingga pemerintah setempat.

“Sudah berbagai cara kami lakukan untuk meminta agar aktivitas judi tembak ikan ditutup. Kami sebagai warga juga pernah menyampaikan surat pernyataan keberatan kepada pihak RT, kelurahan dan kecamatan. Namun sampai sekarang masih bisa beroperasi,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, keberadaan tempat permainan tersebut membuat sebagian warga merasa resah karena khawatir uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan keluarga justru dihabiskan untuk permainan tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat sejumlah lokasi yang disebut menjadi tempat aktivitas game tembak ikan. Di antaranya berada di sepanjang warung pinggir Jalan Rawang Pendek, wilayah Kelurahan Gurun Panjang, serta kawasan depan salah satu perusahaan cangkang sebelum tikungan menuju perbatasan Dumai–Duri.

Namun, informasi mengenai jumlah mesin, pemilik usaha, maupun adanya unsur perjudian masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari aparat penegak hukum.

Di tengah keresahan warga, muncul pula dugaan bahwa pihak-pihak yang menjalankan usaha tersebut telah berkoordinasi dengan sejumlah unsur di lingkungan setempat.

Akan tetapi, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Tuduhan mengenai adanya keterlibatan atau pemberian dukungan kepada oknum tertentu harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan aparat berwenang.

Karena itu, aparat penegak hukum diharapkan tidak hanya menindak apabila ditemukan pelanggaran, tetapi juga memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai status aktivitas game tembak ikan yang disebut kembali beroperasi tersebut.

Warga berharap pengawasan terhadap aktivitas yang diduga perjudian dilakukan secara konsisten dan tidak tebang pilih. Apabila ditemukan unsur perjudian, masyarakat meminta agar dilakukan penertiban sesuai aturan perundang-undangan.

Sebaliknya, apabila aktivitas tersebut ternyata tidak memenuhi unsur tindak pidana perjudian, aparat diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Polsek Bukit Kapur maupun Polres Dumai terkait dugaan kembali beroperasinya game tembak ikan yang diduga tanpa izin di sejumlah lokasi tersebut.

Redaksi terus berupaya membuka ruang konfirmasi, hak jawab, dan klarifikasi polsek bukit kapur maupun polres dumai dan pihak maupun.  guna memberikan perimbangan informasi sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Menjelang Hari Kemerdekaan, Balapan Liar di Jalan Sudirman Bagaikan Sirkuit
Panti Asuhan AN-NUR Berharap Perhatian dan Bantuan Berkala dari Pemko Dumai
Tak Banyak Diketahui Publik, SMAN 2 Dumai Ternyata Diwarnai Dugaan Keracunan MBG
Pakar Hukum Ingatkan: Jangan Giring Polri Lewat Aksi, Penegakan Hukum Harus Berdasarkan Prosedur
Direktur RSUD Kota Dumai Lantik Dua Pejabat Fungsional
Dapur MBG Touna Disorot, DLH Didorong Pastikan Seluruh SPPG Miliki IPAL
Ekspedisi Merah Putih Presisi di Pambang Pesisir, Polres Bengkalis Salurkan Bansos dan Tanam 600 Mangrove
Satresnarkoba Polres Dumai Berhasil Sita 2 Cartridge Diduga Otomidate Merek Yakuza, Pelaku di Tangkap

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Game Tembak Ikan Tampa Izin Diduga Kembali Beroperasi di Wilayah Hukum Polsek Bukit Kapur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Menjelang Hari Kemerdekaan, Balapan Liar di Jalan Sudirman Bagaikan Sirkuit

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:10 WIB

Panti Asuhan AN-NUR Berharap Perhatian dan Bantuan Berkala dari Pemko Dumai

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Tak Banyak Diketahui Publik, SMAN 2 Dumai Ternyata Diwarnai Dugaan Keracunan MBG

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Pakar Hukum Ingatkan: Jangan Giring Polri Lewat Aksi, Penegakan Hukum Harus Berdasarkan Prosedur

Berita Terbaru