HKI Jamin Legalitas Material Tol Pekanbaru, Vendor Wajib Gunakan Quarry Berizin

- Penulis

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Ket foto :  Proyek tol Pekanbaru yang dikerjakan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI)

PEKANBARU – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) menegaskan komitmennya terhadap legalitas dan keberlanjutan rantai suplai material dalam pembangunan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru. Pernyataan ini disampaikan menyusul dugaan penggunaan material yang tidak sah oleh vendor. HKI memastikan proses pengadaan material dilakukan melalui penyedia resmi yang telah mengantongi izin operasional.

Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, Rabu (21/5/2025) mengatakan, setiap vendor dalam proyek strategis nasional ini diwajibkan menggunakan quarry atau sumber material yang berizin. Selain itu, saat proses penagihan, vendor juga harus menyertakan bukti pembayaran retribusi Galian C sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Jika ditemukan pelanggaran dalam rantai pasok material, HKI berhak menolak pasokan tersebut serta melakukan evaluasi ulang terhadap kerja sama dengan vendor bersangkutan,” tegasnya.

Sebelumnya beredar isu adanya indikasi bahwa pasokan material yang masuk ke lokasi proyek berasal dari vendor yang diduga memperoleh bahan secara tidak sah. Namun karena material tersebut dimasukkan oleh pihak vendor, statusnya dianggap legal dalam sistem. Hal ini memunculkan pertanyaan publik mengenai proses pemilihan dan pengawasan terhadap para vendor.

HKI menanggapi hal ini dengan serius. Sebagai anak usaha BUMN PT Hutama Karya (Persero), perusahaan konstruksi ini mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta teknologi konstruksi modern dalam setiap pelaksanaan proyek. Seluruh tahapan pengerjaan dipastikan memenuhi standar keselamatan, kualitas, dan kepatuhan lingkungan.

“Proyek Tol Lingkar Pekanbaru bukan sekadar membangun infrastruktur, tapi juga bagian dari solusi pembangunan berkelanjutan yang berdampak sosial dan lingkungan positif,” terang Aditya.

Aditya mengungkapkan, per April 2025, progres pembangunan fisik proyek mencapai 50 persen dari total panjang 30 km. Tol ini akan menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru–Bangkinang dengan Pekanbaru–Dumai, meningkatkan efisiensi logistik dan mempercepat konektivitas antarwilayah di Riau.

Selain badan jalan, proyek ini mencakup pembangunan dua jembatan sungai, satu pasang rest area, kantor tol, serta tiga gerbang tol. Dalam prosesnya, HKI melibatkan mitra lokal, termasuk penggunaan material lokal, dengan pengawasan ketat untuk memastikan kepatuhan terhadap seluruh regulasi pemerintah.

“Dengan keterlibatan masyarakat dan pengawasan yang menyeluruh, kami ingin proyek ini menjadi representasi infrastruktur yang bukan hanya tangguh secara teknis, tapi juga memberi manfaat riil bagi masyarakat Riau,” tambah Aditya. 

Sumber : Goriau.com

Berita Terkait

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Berita Terbaru