Kementerian P2MI Cegah lima Warga Jakarta Jadi Calon Pekerja ke Kamboja dari Dumai

- Penulis

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI  – Lima calon pekerja migran Indonesia warga DKI Jakarta berhasil dicegah berangkat ke Kamboja oleh Tim gabungan Kementerian P2MI, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Riau dan Polres Dumai, pada Jumat (12/12/2025).

Kelima warga Jakarta terdiri 4 wanita dan 1 pria ini ditemukan tengah bersembunyi di salah satu wisma di Jalan Husni Thamrin Kota Dumai.

Mereka rencananya akan diberangkatkan ke Negara Kamboja melalui jalur laut.

Seorang calon PMI mengaku akan berangkat secara nonprosedural atau ilegal dengan menyeberang dari Pelabuhan Dumai menuju Malaysia untuk kemudian dibawa ke Kamboja.

Dalam operasi penyelamatan tersebut, petugas gabungan juga mengamankan seorang terduga pelaku bernama Rohim yang kedapatan sedang mengantar makanan untuk para korban.

Dari keterangan Rohim diketahui bahwa dirinya diminta menjalankan perintah dari seseorang bernama Amel yang kini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO.

Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan menjelaskan bahwa awal terbongkarnya upaya penyelundupan orang ke Kamboja ini karena menerima pengaduan dari keluarga salah satu korban.

Keluarga mencurigai adanya penipuan pekerjaan ke luar negeri, dan tim gabungan langsung menindaklanjuti serta koordinasi dengan bergerak cepat menuju lokasi persembunyian.

“Para korban diimingi pekerjaan di Kamboja dengan gaji 13 juta rupiah per bulan. Namun seluruh proses keberangkatan mereka tidak sesuai prosedur resmi penempatan pekerja migran Indonesia,” kata Fanny kepada wartawan, Minggu sore.

Usai diamankan seluruh korban dan terduga pelaku, petugas lalu membawa kelima korban ke tempat penampungan sementara atau Shelter BP3MI Riau untuk dilakukan pendataan, pendampingan serta fasilitasi pemulangan ke daerah asal.

Berita Terkait

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD
Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya
Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker
Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?
Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi
BPJN Riau Tinjau Peningkatan Jalan Soekarno Hatta Dumai, PU Pastikan Pekerjaan Sesuai Standar
Polres Dumai Amankan Seorang Pria Positif Metamfetamin Saat Razia di Pelabuhan Ro-Ro Bandar Sri Junjungan
Atasi Kemacetan, Satlantas Polres Dumai Rekayasa Lalu Lintas Jalan Janur Kuning Selama Sepekan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Waspada! Promo HP Murah Tak Masuk Akal, Konsumen Diminta Jangan Tergiur Modus COD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jembatan Beton Tahap VII di Lubuk Gaung Terus Dibangun, 413 Jiwa Ditargetkan Rasakan Manfaatnya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Mulai Senin, 19 Oktober 2026, Sekolah di Dumai Kembali Tatap Muka, Siswa Wajib Pakai Masker

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:18 WIB

Dugaan Illegal Logging di Senepis Berlangsung Bertahun-tahun, Siapa di Balik Bisnis Kayu?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Razia J-Mex Pub & KTV Dumai, Pria 38 Tahun Positif Amfetamin Diamankan Polisi

Berita Terbaru