DUMAI – Menjelang pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai, dinamika organisasi olahraga tersebut semakin menjadi sorotan. Sejumlah media online turut memberitakan perkembangan bursa calon ketua, termasuk munculnya dukungan dari berbagai cabang olahraga (cabor).
Pemberitaan tersebut menunjukkan bahwa proses pemilihan Ketua KONI Dumai mendapat perhatian publik. Namun, di tengah dinamika tersebut, muncul pula beragam pandangan dan pro-kontra terkait figur yang akan memimpin KONI Dumai ke depan.
Pengamat Ekonomi dan Pembangunan, Muhammad Rian, mengatakan perbedaan pandangan dalam sebuah proses pemilihan merupakan hal yang wajar.
Menurutnya, setiap kandidat memiliki pendukung, program, serta strategi masing-masing. Karena itu, dinamika berupa dukungan maupun perbedaan pilihan seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling menjatuhkan.
“Dalam sebuah pemilihan, pro dan kontra itu hal yang biasa. Yang terpenting bagaimana seluruh pihak tetap menjaga suasana kondusif dan menghormati proses demokrasi organisasi,” ujar Muhammad Rian.
Di sisi lain, Muhammad Rian mengingatkan agar dinamika menjelang pemilihan Ketua KONI Dumai tidak diarahkan pada upaya mencari-cari atau membangun narasi negatif terhadap kandidat tertentu.
Menurutnya, setiap kandidat memiliki kelebihan dan kekurangan. Penilaian terhadap calon sebaiknya dilakukan berdasarkan rekam jejak, kapasitas, visi, serta komitmen dalam memajukan olahraga Kota Dumai.
“Jangan mencari-cari hal yang negatif tentang KONI maupun kandidat. Kalau ada perbedaan, sampaikan secara objektif dan proporsional. Jangan sampai pemilihan justru memecah persatuan insan olahraga,” katanya.
Muhammad Rian juga menilai hasil pemilihan harus diterima dengan lapang dada oleh seluruh pihak.
Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses pemilihan. Kandidat yang terpilih nantinya diharapkan mampu merangkul seluruh elemen olahraga dan membawa KONI Dumai menjadi organisasi yang lebih solid.
“Kalah itu hal yang biasa dalam pemilihan. Yang penting bagaimana setelah pemilihan kita kembali bersatu dan bersama-sama membangun prestasi olahraga Dumai,” pungkasnya.







