Lahan Sitaan Satgas PKH di Medang Kampai Memanas, Tim Agrinas Palma Dihadang Warga

- Penulis

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUMAI –  Penghadangan terhadap tim KSO CV Arca Grup dan PT Agrinas Palma dalam proses penguasaan lahan sawit yang disebut sebagai lahan sitaan Satgas PKH mendapat sorotan dari pengurus DPD Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (LKLH) Kota Dumai.

Persoalan tersebut kembali mencuat pada Kamis, 10 September 2026, setelah tim KSO dan PT Agrinas Palma disebut masih menghadapi penghalangan dari pihak pengusaha yang dikaitkan dengan Ahwa Cs atau PT Gudang Garam.

Ketua DPD LKLH Kota Dumai, Ahmad Rajali, meminta pihak pengusaha tidak mempersulit program pemerintah yang berkaitan dengan penertiban dan pengelolaan lahan tersebut.

“Jangan mempersulit program pemerintah, dalam hal ini PT Agrinas dan KSO. Kalau ada pihak yang sengaja menghalangi pelaksanaan tugas negara atau program yang telah ditetapkan secara resmi, tentu harus dilihat dari aspek hukumnya,” ujar Ahmad Rajali.

Menurut Ahmad, para pengusaha yang selama ini menguasai dan mengelola lahan tersebut disebut telah memperoleh keuntungan dari sumber daya alam selama bertahun-tahun. Ia menilai persoalan tersebut tidak seharusnya kemudian melibatkan masyarakat untuk berhadapan dengan tim KSO.

Soroti Dugaan Pelibatan Masyarakat
Ahmad juga menyoroti dugaan adanya upaya memberdayakan atau mengerahkan masyarakat setempat untuk menghalangi proses penguasaan lahan.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi maupun dijadikan pihak yang berhadapan langsung dengan tim KSO.

“Jangan sampai masyarakat diadu domba dengan tim yang menjalankan tugas. Kalau terjadi benturan, masyarakat sendiri yang akan dirugikan,” katanya.

Ahmad juga mempertanyakan perhatian para pengusaha perkebunan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar selama ini.

Ia menyebut persoalan sosial dan lingkungan di sekitar kawasan perkebunan, termasuk dugaan dampak banjir dan asap, perlu menjadi perhatian dan diklarifikasi oleh pihak terkait.

Pernyataan mengenai dugaan keterlibatan masyarakat, pembayaran, serta dampak lingkungan tersebut masih merupakan tudingan/informasi yang perlu dibuktikan dan diklarifikasi kepada pihak Ahwa Cs atau PT Gudang Garam.

Jangan Benturkan Masyarakat dengan Kami
Sementara itu, Tim Legal KSO, Mastiwa S.H,MH,kembali mengimbau agar masyarakat tidak dilibatkan dalam konflik antara pengusaha dan pihak yang ditunjuk mengelola lahan.

“Jangan benturkan kami, tim KSO, dengan masyarakat,” ujar Tiwa.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya mengaku telah ditunjuk secara resmi oleh PT Agrinas Palma untuk melakukan pengelolaan terhadap lahan yang menjadi objek penertiban.

Tiwa juga menyatakan pihaknya memiliki SPK (Surat Perintah Kerja) sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan di lokasi tersebut.
“Kami sudah resmi ditunjuk oleh PT Agrinas dalam pengelolaan lahan tersebut. Kalau masyarakat tidak percaya, kami punya bukti SPK,” katanya.

Polisi Imbau Masyarakat Tetap Kondusif
Di tengah persoalan tersebut, personel Polsek Medang Kampai dan Polres Dumai tetap melakukan pengamanan untuk menjaga situasi di lokasi agar tidak berkembang menjadi bentrokan.

Kapolsek Medang Kampai AKP Suprizal, S.Sos., mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Masyarakat diminta tetap menjaga keamanan dan kondusivitas, khususnya di wilayah Medang Kampai, serta menyerahkan persoalan status dan penguasaan lahan kepada pihak yang berwenang sesuai ketentuan hukum.

“Jangan sampai persoalan lahan ini menimbulkan bentrokan antarwarga. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas daerah,” demikian imbauan tersebut.

(TIM)

Berita Terkait

Pemutakhiran DPPT Dumai Capai 60 Persen, Sejumlah Data Penting Masih Harus Dilengkapi
Budi Dako Disorot, Berita Perpindahan PPPK Sarjan Dinilai Tak Berimbang
Breaking News, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Jalan Dock Yard Dumai, Pengendara Diminta Waspada
Satlantas Polres Dumai Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas kepada Sopir Truk
PAD Dumai Dibidik, Jalan Rusak dan LPJU Padam: Ke Mana Uang Rakyat Mengalir?
Satpol PP Dumai Sisir 5 Penginapan, Temukan Pasangan Bukan Suami Istri hingga Anak di Bawah Umur
Nyaris Rp2 Miliar Dana Konsumen Dipersoalkan, Ada Apa dengan Villa D’Anfary Regency?
Putri Tujuh: Kilang Yang Mengubah Dumai dan Menjadi Nadi Energi Sumatera 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:40 WIB

Pemutakhiran DPPT Dumai Capai 60 Persen, Sejumlah Data Penting Masih Harus Dilengkapi

Jumat, 11 September 2026 - 11:29 WIB

Budi Dako Disorot, Berita Perpindahan PPPK Sarjan Dinilai Tak Berimbang

Jumat, 11 September 2026 - 08:03 WIB

Breaking News, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Jalan Dock Yard Dumai, Pengendara Diminta Waspada

Jumat, 11 September 2026 - 07:33 WIB

Satlantas Polres Dumai Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas kepada Sopir Truk

Jumat, 11 September 2026 - 06:34 WIB

Satpol PP Dumai Sisir 5 Penginapan, Temukan Pasangan Bukan Suami Istri hingga Anak di Bawah Umur

Berita Terbaru